Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Negatif

NasDem Tanggapi Tafsir PDIP soal AHY: Barisan Koalisi Harus Tanggung Jawab

Rabu, 9 September 2026, 17:29 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Waketum NasDem Saan Mustopa menanggapi pidato Ketua Umum Demokrat AHY soal kekuasaan bersifat sementara dengan menegaskan seluruh partai koalisi pemerintahan memiliki tanggung jawab bersama menghadapi berbagai persoalan bangsa, seperti kebakaran hutan dan bencana, sehingga soliditas internal koalisi harus dijaga. Saan menilai pernyataan AHY merupakan sikap politik Demokrat yang sesuai dengan amanat UUD 1945 soal periodisasi jabatan dan patut dihormati. Demokrat sebelumnya juga menegaskan pidato AHY tidak berkaitan dengan persiapan Pilpres 2029, melainkan menyoroti konsep besar tentang kekuasaan sebagai amanah rakyat yang memiliki batas waktu.

Poin-Poin Utama

  • Saan Mustopa, Waketum NasDem, merespons pidato Ketua Umum Demokrat AHY di gedung DPR Senayan pada Rabu (9/9/2026).
  • Saan menyatakan seluruh partai koalisi pemerintahan wajib bertanggung jawab bersama menghadapi persoalan pemerintah.
  • Saan menyoroti tantangan pemerintah berupa kebakaran hutan, bencana di NTT, dan erupsi Anak Krakatau.
  • Saan menekankan soliditas internal koalisi sangat penting agar tidak muncul tafsir berbeda.
  • Saan menyebut masa jabatan pemerintah maksimal dua periode sesuai aturan UUD 1945.
  • Saan menghormati pernyataan AHY sebagai sikap politik sah Partai Demokrat.
  • Saan berharap parpol koalisi memiliki komitmen sama mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Saan meminta pimpinan partai koalisi menyampaikan pernyataan politik yang menjaga kekompakan dan stabilitas.
  • Saan mengakui pernyataan politik sering menimbulkan penafsiran beragam di internal koalisi.
  • Ahmad Doli Kurnia, Waketum Golkar, menilai gestur AHY memberi sinyal kesiapan maju di Pilpres 2029.
  • Partai Demokrat membantah pidato AHY terkait persiapan Pilpres 2029.
  • Demokrat menyebut pidato AHY selalu membahas konsep besar, gagasan, masa depan bangsa, dan kemaslahatan rakyat.
  • Demokrat menjelaskan AHY menekankan kekuasaan sebagai amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
  • AHY menegaskan dalam pidatonya bahwa kekuasaan datang dan pergi, jabatan memiliki waktunya.
Tagar Terkait
#partai demokrat#ahy#agus harimurti yudhoyono#prabowo#pilpres 2029#pdip#nasdem#koalisi pemerintahan#saan mustopa
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya