Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

Polisi Selidiki Dugaan Uang Palsu Senilai 340 Ribu Dolar Singapura

Rabu, 9 September 2026, 18:29 WIB Sumber: CNN Dibaca 1 kali
Ukuran:

Polres Tangerang Selatan menyelidiki kasus dugaan uang palsu dolar Singapura senilai 340.000 SGD yang dilaporkan warga berinisial DM ke Polda Metro Jaya. Kasus ini menyeret seorang WNI bernama Steven (suami pelapor) yang kini ditahan di Singapura setelah uang tersebut dinyatakan 'not genuine' oleh otoritas setempat. Penyidik telah memeriksa enam saksi dan berkoordinasi dengan Divhubinter Polri untuk mengirim surat ke Kepolisian Singapura.

Poin-Poin Utama

  • Polres Tangerang Selatan menyelidiki kasus dugaan uang palsu SGD 340.000 atau sekitar Rp4,7 miliar.
  • Warga berinisial DM melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada 3 Juli 2026.
  • Laporan dilimpahkan ke Polres Tangsel dan menyebut pihak berinisial HJ, EAK, dan AN.
  • Penyidik telah meminta keterangan dari enam orang saksi.
  • Polisi berkoordinasi dengan Divhubinter Polri untuk mengirim surat ke Kepolisian Singapura.
  • WNI bernama Steven (S) ditahan di Singapura dan merupakan suami pelapor DM.
  • Steven pertama kali menerima satu lembar uang SGD 10.000 dari seseorang terkait AN.
  • Steven membawa uang itu ke Singapura sekitar 9 Juni 2024 untuk ditukarkan.
  • Beberapa money changer di Singapura menolak menerima uang tersebut.
  • AN bersama HJ dan EAK menyerahkan tambahan 33 lembar uang SGD 10.000 kepada Steven.
  • Dari 33 lembar tersebut, 27 lembar dibawa ke Singapura dan enam lembar tetap di Indonesia.
  • Enam lembar yang di Indonesia kemudian dikirim ke Singapura melalui D untuk ditukarkan.
  • Steven diperiksa oleh pihak kasin/otoritas Singapura dan hotelnya ikut diperiksa.
  • Seluruh 34 lembar uang SGD 10.000 kini berada di penguasaan otoritas Singapura.
  • Polisi Singapura menyatakan seluruh 34 lembar uang tersebut 'not genuine' atau tidak asli.
Tagar Terkait
#kriminal#singapura#wni#uang palsu#dolar singapura#polres tangsel
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya