Kemenimipas Bantu Pemulangan 82 WNI Bermasalah dari Malaysia
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memulangkan 82 WNI bermasalah dari Depot Tahanan Imigresen Semenyih dan DTI Beranang, Malaysia, pada 11 Agustus 2026. Pemulangan ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Imipas Agus Andrianto yang memastikan komitmen penyelesaian masalah WNI di Malaysia, dengan puluhan WNI telah menyelesaikan proses hukum dan keimigrasian sebelum dipulangkan secara bertahap melalui tiga kloter penerbangan ke Jakarta dan Medan.
Poin-Poin Utama
- Kemnimipas repatriated 82 problematic Indonesian citizens from Malaysia.
- The WNI were held at DTI Semenyih and DTI Beranang in Malaysia.
- Repatriation was carried out on August 11.
- This was a follow-up to Minister Agus Andrianto's visit to DTI Semenyih on September 4, 2026.
- 51 WNI were from DTI Semenyih, comprising 32 men, 14 women, and 5 girls.
- 31 WNI were from DTI Beranang, comprising 22 men and 9 women.
- All repatriated WNI had completed legal and immigration processes in Malaysia.
- All repatriated WNI possessed valid travel documents.
- Departure was conducted in three batches.
- Batch 1 carried 33 WNI to Jakarta via Citilink flight QG-503, scheduled to arrive at 21:40 WIB.
- Batch 2 carried 6 WNI to Medan via Batik Air flight ID-7265, scheduled to arrive at 21:25 WIB.
- Batch 3 carried 43 WNI to Medan via Air Asia flight QZ-127, scheduled to arrive at 21:25 WIB.
- Each batch was accompanied by officials from KBRI Kuala Lumpur's Immigration and Consular functions.
- The WNI were provided blue shirts and meals at the airport before departure.
- One repatriated WNI from Madura had been in Malaysia for nearly nine years.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.