Fakta Terbaru Perkara Saldo TikTok Vilmei Dibagi-bagi 3 Tersangka
Polisi Metro Bekasi Kota menetapkan tiga suspects dalam kasus penggelapan saldo TikTok milik kreator konten Vilmei senilai Rp 1,28 miliar yang berlangsung selama satu tahun. Tersangka ZK (karyawan) menerima sekitar Rp 600 juta, MASR (pacar ZK) mendapat Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta per pencairan, dan L (teman ZK) menerima Rp 9,2 juta dari penggelapan tersebut. Para suspects menggunakan dana untuk kebutuhan pribadi seperti kontrakan, cicilan kendaraan, kosmetik, dan membeli telepon seluler, kemudian berharap menyelesaikan masalah secara damai tanpa mengganti kerugian.
Poin-Poin Utama
- Penyidikan kasus penggelapan saldo TikTok milik kreator konten Vilmei menetapkan tiga suspects.
- Tiga suspects分别是 ZK (karyawan Vilmei)、MASR (pacar ZK)、dan L (teman ZK).
- Penggelapan saldo TikTok milik Vilmei berlangsung selama satu tahun.
- Vilmei menyadari saldonya raib saat akan melakukan pencairan pada 23 Agustus 2026.
- Total saldo yang digunakan untuk membeli koin TikTok mencapai Rp 1,28 miliar.
- Tersangka ZK mengakui menerima dan menggunakan sekitar Rp 600 juta.
- Tersangka L mengaku menerima gift yang dicairkan senilai total Rp 72.738.476.
- Tersangka L meneruskan sebagian besar dana tersebut kepada ZK.
- Bagian yang diterima L sebesar Rp 9.256.123.
- Tersangka MASR mengakui memperoleh Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta dalam setiap pencairan.
- Ketiga suspects telah ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota.
- Dana hasil penggelapan digunakan untuk membayar kos, cicilan kendaraan, pakaian, kosmetik, dan telepon seluler.
- Metode penggelapan adalah membeli koin dari akun Vilmei, kemudian membeli gift dan dikirim ke akun suspects.
- Polisi masih melakukan verifikasi data dengan pihak TikTok terkait konversi nilai dan potongan platform.
- Tersangka ZK dkk berharap dapat berdamai dengan Vilmei namun tidak bersedia mengembalikan kerugian.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.