Liverpool vs Atletico Madrid: Duel di Anfield Terulang, tapi Tak Bisa Terjadi Lagi Musim Depan
Liverpool menjamu Atletico Madrid di Anfield pada laga perdana fase liga Liga Champions 2026/2027, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB, namun aturan UEFA memastikan duel kandang serupa tidak dapat terulang musim depan sehingga pertemuan berikutnya pada 2027/2028 akan digelar di markas Atletico. Liverpool datang dengan modal lima poin dari tiga laga awal Liga Primer Inggris, sementara Atletico sedang dalam tekanan setelah kalah 0-3 dari Athletic Club, ditambah masalah cedera Alexander Sorloth dan Julian Alvarez serta skorsing Arnau Ortiz. Kemenangan menjadi modal penting bagi Liverpool di Eropa, sedangkan Atletico berusaha bangkit dari performa domestik yang buruk.
Poin-Poin Utama
- Liverpool menjamu Atletico Madrid di Anfield pada 9 September 2026 (10 September 2026 pukul 02.00 WIB).
- Pertandingan ini merupakan laga perdana fase liga Liga Champions 2026/2027.
- Aturan UEFA melarang dua klub bertemu di kandang yang sama dalam tiga musim berturut-turut.
- Liverpool kemungkinan dapat kembali bertemu Atletico di Liga Champions 2027/2028, namun tidak di Anfield.
- Atletico akan menjadi tuan rumah pada pertemuan musim 2027/2028 tersebut.
- Musim lalu, Liverpool mengalahkan Atletico di Anfield dengan skor 3-2.
- Gol Liverpool musim lalu dicetak oleh Andy Robertson, Mohamed Salah, dan Virgil van Dijk.
- Marcos Llorente mencetak dua gol untuk Atletico pada laga musim lalu tersebut.
- Liverpool memiliki lima poin dari tiga pertandingan awal Liga Primer Inggris 2026/2027.
- Atletico baru saja kalah 0-3 dari Athletic Club di La Liga.
- Alexander Sorloth masih cedera dan menjadi masalah lini depan Atletico.
- Kondisi Julian Alvarez juga belum sepenuhnya pulih.
- Arnau Ortiz diskorsing akibat kartu merah yang masih berlaku dari pertandingan Eropa 2024.
- Atletico menyingkirkan Liverpool dari Liga Champions pada tahun 2020.
- Liverpool sudah pernah mengalahkan Atletico di Anfield melalui gol sundulan Virgil van Dijk di menit akhir.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.