Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

Mentan Amran Minta Kasus Penembakan Tewaskan Tiga Petugas Pertanian di Papua Diusut

Kamis, 10 September 2026, 10:37 WIB Sumber: Republika Dibaca 2 kali
Ukuran:

Polri mengusut tuntas penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya oleh pelaku kriminal bersenjata di Kampung Muliama, Papua Pegunungan. Amran menegaskan negara harus hadir melindungi petugas lapangan yang menjalankan program bantuan ternak dan ketahanan pangan agar insiden serupa tidak terulang. Kementan dan Bapanas memastikan program bantuan tetap berjalan serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban.

Poin-Poin Utama

  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz dan TNI-Polri mengusut tuntas kasus penembakan di Papua Pegunungan.
  • Insiden terjadi di Kampung Muliama pada Rabu (9/9/2026) sore.
  • Tiga petugas pertanian meninggal akibat penembakan tersebut.
  • Korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
  • Rombongan sedang menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat saat kejadian.
  • Pelaku merupakan kelompok kriminal bersenjata yang mengadang dan menembak rombongan.
  • Amran mendorong aparat menjamin keselamatan petugas lapangan di Papua.
  • Amran menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
  • Amran menegaskan petugas program bantuan ternak dan ketahanan pangan bukan ancaman bagi siapa pun.
  • Mentan meminta jaminan keamanan penuh bagi petugas selama menjalankan tugas.
  • Amran juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
  • Kementan dan Bapanas menyatakan program bantuan ternak dan pangan di Papua Pegunungan tetap berjalan.
  • Kedua lembaga memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban.
  • Amran menyebut petugas yang gugur sebagai pahlawan pangan.
  • Amran menyatakan jajarannya menjalankan tugas mulia membantu masyarakat pedalaman Papua.
Tagar Terkait
#papua#ketahanan pangan#penembakan#mentan#amran sulaiman#dinas pertanian jayawijaya#damai cartenz#bantuan ternak
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya