Perempuan dengan Riwayat Operasi Sesar Masih Bisa Melahirkan Normal
Dokter spesialis obstetri dr Febriansyah Darus menegaskan bahwa perempuan dengan riwayat operasi sesar tetap bisa melahirkan normal secara pervaginam (VBAC) selama penyebab operasi sebelumnya bukan kondisi mutlak, dengan prinsip kesesuaian antara janin dan jalan lahir. Tingginya angka operasi sesar di Indonesia, yang naik dari 9,7 persen pada 2013 menjadi 17,6 persen pada 2018, salah satunya didorong oleh indikasi bekas sesar pada BPJS, padahal kondisi tersebut belum tentu menjadi hambatan pada kehamilan berikutnya. Kesadaran pasien, terutama dari kelompok sosial ekonomi lebih tinggi, untuk menanyakan kemungkinan VBAC pun semakin meningkat.
Poin-Poin Utama
- Dr. Febriansyah Darus, dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fetomaternal, menyatakan ibu dengan riwayat sesar masih dapat melahirkan secara pervaginam.
- BPJS mencatat indikasi tertinggi operasi sesar adalah bekas sesar dari persalinan sebelumnya.
- Keputusan persalinan berikutnya harus melihat penyebab operasi sesar sebelumnya.
- Jika penyebab sesar sebelumnya bersifat mutlak, ibu kemungkinan harus sesar kembali.
- VBAC (vaginal birth after cesarean) dapat dipertimbangkan jika indikasi sesar sebelumnya tidak lagi menjadi hambatan.
- Plasenta previa, ketika plasenta menutupi jalan lahir, tetap harus dinilai ulang pada kehamilan berikutnya.
- Riwayat sesar tidak otomatis menjadi alasan untuk operasi sesar pada kehamilan berikutnya.
- Pasangan dengan kondisi sosial ekonomi lebih tinggi semakin banyak menginginkan persalinan normal.
- Banyak pasien bekas caesar aktif menanyakan kemungkinan melahirkan pervaginam pada kehamilan berikutnya.
- Prinsip dasar persalinan normal adalah kesesuaian antara janin dan jalan lahir.
- Berat badan janin harus dijaga agar sesuai dengan kapasitas panggul ibu untuk meningkatkan peluang persalinan normal.
- Angka persalinan sesar di Indonesia terus meningkat menurut Riset Kesehatan Dasar.
- Pada 2013, angka persalinan sesar di Indonesia sekitar 9,7 persen.
- Pada 2018, angka persalinan sesar di Indonesia meningkat menjadi 17,6 persen.
- Komentar dr Febriansyah disampaikan dalam acara peluncuran Gut and Immunity Council (GIC) di Jakarta Selatan pada Rabu (9/9/2026).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.