Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Bagaimana Amerika Bisa Hancur dalam 20 Bulan di Bawah Trump? Ini Peringatan Analis

Kamis, 10 September 2026, 11:25 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Analis Harlan Ullman memperingatkan bahwa dalam 20 bulan terakhir, pemerintahan Donald Trump telah merusak Amerika Serikat melalui perluasan kewenangan eksekutif dengan 279 perintah eksekutif, pengorbanan keseimbangan kekuasaan antarlembaga, serta kebijakan tarif yang membebani rumah tangga dan merugikan perekonomian global. Ullman juga menyoroti pembatasan hak kewarganegaraan berdasarkan kelahiran, pembongkaran Gedung Putih untuk ruang pesta, peningkatan kekayaan keluarga Trump dari aset kripto, dan keuntungan bisnis keluarga yang terkait kontrak pemerintah termasuk Departemen Pertahanan. Kondisi ini, ditambah meningkatnya polarisasi politik yang memperlakukan lawan sebagai musuh, disebut sebagai salah satu perpecahan politik terparah sejak Perang Saudara dan Perang Vietnam.

Poin-Poin Utama

  • AS tengah menghadapi polarisasi politik yang semakin tajam di bawah Presiden Donald Trump.
  • Analis Harlan Ullman menulis artikel opini di The Hill berjudul 'How to Destroy America in 20 Months'.
  • Artikel tersebut dikutip Aljazeera pada Kamis (10/9/2026).
  • Ullman menilai Trump telah menimbulkan kerusakan besar terhadap AS selama 20 bulan terakhir.
  • Sejak kembali ke Gedung Putih awal 2025, Trump telah mengeluarkan 279 perintah eksekutif.
  • Trump memperluas kewenangan eksekutif dengan mengorbankan keseimbangan kekuasaan antarlembaga.
  • Konggres semakin terbatas dalam menjalankan kewenangannya.
  • Perintah eksekutif menjadi salah satu instrumen utama menjalankan pemerintahan.
  • Kebijakan tarif Trump menambah beban rumah tangga Amerika dan merugikan perekonomian global.
  • Kebijakan tarif membuka front perdagangan baru dengan Kanada.
  • Pemerintahan Trump berupaya membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan kelahiran (birthright citizenship).
  • Bagian sayap timur Gedung Putih dibongkar untuk membangun sebuah ruang pesta.
  • Ullman menggambarkan perpecahan politik AS saat ini sebagai salah satu yang terparah sejak Perang Saudara (1861–1865) dan Perang Vietnam (1955–1975).
  • Kekayaan Trump dan keluarga meningkat dari aset kripto dan hubungan bisnis dengan investor asing.
  • Anggota keluarga presiden disebut mendapat keuntungan dari bisnis dan kontrak pemerintah, termasuk kontrak Departemen Pertahanan.
Tagar Terkait
#amerika serikat#donald trump#tarif#konflik iran#ekonomi as#politik as#perintah eksekutif#perpecahan politik#harlan ullman#the hill
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya