Peristiwa Netral
Tim SAR Tambah Kapal Cari Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
tanda keberadaan delapan korban.
Poin-Poin Utama
- Tim SAR gabungan menambah armada kapal untuk mencari delapan orang hilang kontak di Selat Sunda.
- Korban terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, Pandeglang, Banten.
- Tiga kapal perang TNI AL dikerahkan: KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861.
- TNI AL juga mengerahkan KAL Anyer I.3-64, RHIB Peucang dari Lanal Banten, dan KAL Siaga dari Lanal Lampung.
- Pencarian memasuki hari ketiga pada Kamis, 10 September 2026.
- Area penyisiran akan diperluas ke arah utara berdasarkan prediksi angin dan arus laut.
- Penyisiran mencakup sisi selatan dan utara sekitar Gunung Anak Krakatau.
- Pada hari kedua, sekitar sembilan unsur kapal dan tujuh Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan.
- KN SAR Tetuka menyisir hingga 68,3 nautical mile (NM).
- KAL Anyer menyisir hingga 69,5 NM.
- Area penyisiran meliputi Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Rakata, Pulau Panjang, dan sekitar Gunung Anak Krakatau.
- KRI Leuser dan KRI Lepu menyisir sektor yang telah ditentukan.
- Hingga akhir pencarian hari kedua, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan korban.
- Wilayah selatan telah disisir hingga radius sekitar 20 NM.
- Pencarian selanjutnya akan diarahkan ke sisi utara Gunung Anak Krakatau.
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?
Buka Sumber di Liputan6Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.