Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Buang Dolar AS, BRICS Siapkan Jalur Pembayaran Rahasia untuk Geser Dominasi Barat

Kamis, 10 September 2026, 21:06 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 2 kali
Ukuran:

alih membentuk mata uang BRICS, kelompok ini memilih menghubungkan infrastruktur keuangan nasional yang sudah ada serta memanfaatkan CBDC agar pelaku usaha dapat bertransaksi langsung dengan mata uang lokal masing-masing. India melalui Menteri Perdagangan dan Gubernur RBI menekankan bahwa prioritas utama adalah menekan biaya transfer lintas negara melalui sistem pembayaran cepat antarnegara.

Poin-Poin Utama

  • BRICS is developing strategies to reduce US dollar dominance in international trade transactions.
  • A BRICS summit is scheduled to take place in New Delhi.
  • Member countries are intensifying discussions on cheaper and more efficient cross-border payment mechanisms.
  • The proposed mechanisms include local currency settlement schemes, fast-payment system integration, and CBDC utilization.
  • A TASS report citing Indian government sources outlines plans to reduce bilateral transaction costs.
  • The initiative aims to trigger an investment surge among BRICS member countries.
  • Unlike initial proposals for a unified BRICS currency, the group is now pursuing a more practical approach.
  • BRICS nations plan to interconnect existing financial infrastructure systems.
  • This enables businesses and banks to transact directly in their national currencies without using dollar-based networks.
  • India's Trade Minister Piyush Goyal prefers national currency settlement over a single monetary system.
  • RBI Governor Sanjay Malhotra identified connecting fast-payment systems with CBDCs as a priority agenda.
  • Malhotra stated there is significant room to reduce cross-border payment costs.
Tagar Terkait
#dolar as#brics#pembayaran lintas negara#internasional#mata uang brics#cbdc
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya