Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Tekno Netral

Rekor Baru Musim Badai Atlantik: Fenomena Super El Nino Redam Badai Tropis

Jumat, 11 September 2026, 09:04 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Musim badai Atlantik berpotensi mencatatkan rekor baru sebagai periode terlama tanpa pembentukan badai sejak era satelit, didorong oleh fenomena El Nino "historis" yang meningkatkan geser angin di atmosfer atas Atlantik sehingga memecah awan badai. El Nino tahun ini yang diprediksi menjadi yang terkuat sejak 1950 juga mendorong aktivitas badai di Pasifik Timur yang sangat aktif, termasuk Badai Lowell yang menghantam Hawaii. Selain El Nino, debu dari Gurun Sahara yang terbawa angin sejauh ribuan mil turut menekan perkembangan badai tropis di Atlantik.

Poin-Poin Utama

  • Rekor baru dalam sejarah musim badai diproyeksikan tercipta pekan ini di Samudra Atlantik.
  • Belum ada satu pun badai yang terbentuk di cekungan Atlantik hingga memasuki puncak musim.
  • Rekor sebelumnya jatuh pada 11 September, dicatatkan pada 2002 dan 2013.
  • Musim ini baru tercatat lima badai tropis bernama: Arthur, Bertha, Cristobal, Dolly, dan Edouard.
  • Pada musim normal, Atlantik biasanya sudah mencatatkan delapan badai tropis bernama dan tiga badai utama.
  • Fenomena El Nino yang "historis" memicu penurunan drastis aktivitas badai di Atlantik.
  • El Nino menyebabkan peningkatan angin lapisan atas dan geser angin tinggi di Atlantik.
  • NOAA memproyeksikan El Nino tahun ini berpotensi menjadi yang terkuat sejak 1950.
  • Puncak kekuatan El Nino diperkirakan terjadi pada November atau Desember.
  • Di Samudra Pasifik Timur, telah terbentuk 13 badai bernama termasuk lima badai besar.
  • Tiga dari lima badai besar di Pasifik Timur berkategori utama.
  • Badai Lowell menghantam Hawaii pekan ini dengan angin kencang, banjir, dan gelombang tinggi.
  • Debu dari Gurun Sahara turut menekan pertumbuhan badai Atlantik sepanjang ribuan mil.
  • Kondisi tenang di Atlantik diproyeksikan bertahan hingga setidaknya pekan depan.
  • Musim badai Atlantik resmi berakhir pada 30 November.
Tagar Terkait
#el nino#badai tropis#musim badai atlantik#noaa#samudra pasifik
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya