TransJakarta Minta Maaf Sekaligus Klarifikasi Soal Sopir Ugal-ugalan
TransJakarta menyampaikan permintaan maaf atas kejadian pengereman mendadak yang dilakukan sopir bus Koridor 2 rute Monas-Pulogadung (TJ0205) yang membuat sejumlah penumpang mengeluhkan cara berkendara ugal-ugalan pada Jumat malam. Pihak TransJakarta membantah narasi ugal-ugalan dan menjelaskan bahwa pengereman merupakan tindakan refleks untuk menghindari pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba. Hasil pemeriksaan CCTV memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan dan seluruh penumpang yang terdampak sudah dinyatakan aman.
Poin-Poin Utama
- Penumpang mengeluhkan cara mengemudi sopir bus TJ0205 Koridor 2 rute Monas-Pulogadung pada Jumat (11/9).
- TransJakarta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui Kepala Departemen humas dan CSR Ayu Wardhani.
- TransJakarta membantah narasi sopir mengemudi ugal-ugalan.
- Pengereman mendadak dilakukan sebagai tindakan refleks menghindari pengendara roda dua yang memotong jalur tiba-tiba.
- Petugas TransJakarta di lapangan langsung mengecek kondisi penumpang.
- Seluruh penumpang terdampak kejadian dikonfirmasi aman tanpa cedera.
- Rekaman CCTV menunjukkan prosedur pengereman sesuai standar.
- Kejadian pengereman mendadak terjadi di sekitar Halte Senen Toyota Rangga.
- Keluhan disampaikan melalui akun @Music_Cadas dan @RadioElshinta di X.
- Akun tersebut menyebut sopir menambah kecepatan secara tidak terkontrol di celah kendaraan.
- Insiden paling parah terjadi di persimpangan bawah flyover Senen.
- Penumpang di area sambungan bus jatuh akibat pengereman ekstrem.
- Penumpang perempuan disebut sampai tersungkur ke lantai.
- Sopir disebut tidak turun dari bus dan enggan menunjukkan identitas di Halte Toyota Rangga.
- Bus disebut bergerak kembali sebelum pintu sepenuhnya tertutup.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.