Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang Kontak di Pulau Sebesi
Komdigi mendeteksi Pulau Sebesi sebagai titik kontak terakhir delapan orang yang hilang di Selat Sunda melalui pelacakan sinyal telepon seluler dengan koordinasi tiga operator dan pemantauan Balmon SFR. Tim SAR Gabungan yang memasuki hari kelima memperluas area pencarian menggunakan 14 kapal dan satu helikopter untuk mencari lima jurnalis foto dan tiga awak kapal yang berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Poin-Poin Utama
- Komdigi melacak sinyal telepon seluler untuk membantu pencarian 8 orang hilang di perairan Selat Sunda.
- Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, memimpin koordinasi pelacakan sinyal.
- Komdigi berkoordinasi dengan 3 operator seluler untuk mendeteksi BTS di Selat Sunda.
- Pemantauan juga dilakukan melalui Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio.
- Pulau Sebesi menjadi titik kontak terakhir yang terdeteksi berdasarkan data telekomunikasi.
- Data sinyal terakhir sudah disampaikan kepada Tim SAR Gabungan.
- Hari Sabtu (12/9/2026) memasuki hari kelima operasi pencarian.
- Tim SAR mengerahkan 14 kapal dan 1 helikopter untuk pencarian.
- Helikopter terkendala kabut dengan jarak pandang sekitar 1,5 kilometer.
- Speedboat berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Senin 7 September 2026 pukul 14.00 WIB.
- Rombongan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik.
- Lima pewarta foto yang hilang: Muhammad Bagus Khoirunas (ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu).
- Tiga orang lain di kapal, nahkoda, Anak Buah Kapal (ABK), dan seorang pemandu.
- NezarImbauan Masyarakat untuk Mengacu pada Informasi Resmi SAR Nezar-Imbauan.
- Informasi resmi pencarian sebaiknya diperoleh dari Tim SAR Gabungan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.