MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah: Pesan Damai dan Dampak Ekonomi Rp1,2 Triliun
anak bangsa, dihadiri 14 gubernur dan menghadirkan 2.242 peserta dari 37 provinsi. Selain menjadi ruang perjumpaan spiritual, perhelatan ini diproyeksikan menggerakkan perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun dari sektor UMKM, kuliner, transportasi, akomodasi, dan pariwisata. MTQ kali ini juga menghadirkan inovasi modern seperti kaligrafi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Poin-Poin Utama
- MTQ Nasional XXXI berlangsung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah.
- Acara dibuka pada Sabtu, 12 September 2026.
- Sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi mengikuti kompetisi ini.
- Peserta bersaing dalam 8 cabang, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah.
- Sebanyak 14 gubernur dan 7 wakil gubernur hadir dalam pembukaan.
- Dampak ekonomi MTQ Nasional XXXI diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.
- Sektor ekonomi yang terdampak meliputi UMKM, kuliner, transportasi, akomodasi, dan pariwisata.
- Setiap provinsi memamerkan produk unggulan UMKM hingga 20 September 2026.
- Cabang inovasi yang ditampilkan meliputi kaligrafi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
- Venue perlombaan dirancang terkonsentrasi untuk meningkatkan aksesibilitas peserta.
- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pesan kedamaian dan persatuan dalam upacara pembukaan.
- Menko PMK Pratikno mengapresiasi acara sebagai sarana membentuk SDM cerdas dan berakhlak mulia.
- Mentri Agama Nasaruddin Umar memuji antusiasme masyarakat Jawa Tengah terhadap Al-Qur'an.
- Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos memuji keramahan dan kuliner Jawa Tengah yang ekonomis.
- MTQ Nasional XXXI membuktikan bahwa nilai agama dapat mempersatukan perbedaan sekaligus menggerakkan ekonomi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.