Kapal Dagang Iran Diserang di Selat Hormuz, 1 Orang Tewas
Kapal dagang Iran diserang di Selat Hormuz dekat Pulau Qeshm pada Sabtu (12/9), menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya. Iran menuduh serangan tersebut dilakukan oleh "teroris" dan terjadi bersamaan dengan meningkatnya serangan pemberontak Yaman yang mengancam jalur air vital tersebut. Selat Hormuz dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari sebelum perang, dan Iran menganggap Pulau Qeshm penting untuk menegaskan kendali atas selat tersebut.
Poin-Poin Utama
- Satu kapal dagang Iran diserang di Selat Hormuz pada 12 September.
- Serangan menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya.
- Iran menuduh teroris bertanggung jawab atas serangan tersebut.
- Serangan terjadi dekat Pulau Qeshm pada pagi hari waktu setempat.
- Serangan dilakukan dengan proyektil tidak dikenal.
- Kapal lain juga terkena proyektil pada malam yang sama.
- Serangan terjadi saat Iran bertemu pemimpin regional di Oman.
- Pertemuan membahas pengelolaan jalur pengiriman Selat Hormuz.
- Pulau Qeshm berjarak sekitar 14 mil dari Bandar Abbas.
- Sekitar 20 juta barel minyak lewat Selat Hormuz setiap hari.
- Lalu lintas maritim tetap 90% di bawah tingkat sebelum konflik.
- Serangan terjadi bersamaan dengan serangan pemberontak Yaman.
- AS belum memberikan komentar atas serangan yang dilaporkan.
- Pasukan AS sebelumnya menyerang kapal berbendera Iran.
- Serangan selat dapat memberikan tekanan pada harga minyak global.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.