5 Pelajaran dari Upaya Pembunuhan Rasulullah SAW dan Islamnya 'Sang Setan Quraisy'
Jumahi, salah satu tokoh Quraisy yang memusuhi Rasulullah SAW, merencanakan upaya pembunuhan terhadap Nabi Muhammad SAW dengan motivasi membalas dendam atas para pemimpin Quraisy yang gugur dalam perang tersebut serta membebaskan putranya yang menjadi tawanan. Kisah ini diriwayatkan oleh Urwah bin az-Zubair, yang menceritakan pertemuan Umair dengan Shafwan bin Umayyah di Hijr Ka'bah sebagai latar belakang rencana tersebut.
Poin-Poin Utama
- Peristiwa terjadi setelah kemenangan kaum Muslimin dalam Perang Badar.
- Upaya pembunuhan dilakukan terhadap Nabi Muhammad.
- Pelakunya adalah Umair bin Wahab al-Jumahi.
- Umair bin Wahab akhirnya memeluk Islam.
- Kisah tersebut dinukilkan oleh Urwah bin az-Zubair.
- Umair duduk bersama Shafwan bin Umayyah di Hijr Ka'bah.
- Umair merupakan tokoh Quraisy yang memusuhi Rasulullah.
- Umair menyakiti Rasulullah dan para sahabat saat masih di Makkah.
- Kaum Muslimin mengalami kesulitan akibat perbuatan Umair.
- Putra Umair bernama Wahab menjadi tawanan dalam Perang Badar.
- Keduanya membahas pemimpin Quraisy yang gugur dalam Perang Badar.
- Shafwan mengucapkan tidak ada kebaikan dalam hidup setelah mereka tiada.
- Umair berkeinginan membunuh Muhammad andai bukan kerana utang.
- Umair turut berkeinginan membunuh Muhammad kerana anaknya menjadi tawanan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.