Prabowo: DKI Jakarta bukan hanya milik warga, tapi seluruh bangsa
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa DKI Jakarta bukan hanya milik masyarakat yang tinggal di Ibu Kota, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia, sehingga pemerintah pusat turut berkepentingan mendukung pembangunan daerah tersebut. Prabowo juga menyampaikan bahwa Danantara wajib membantu pengembangan jaringan LRT Jakarta yang telah diresmikan, mengingat kawasan Jakarta Raya dan Jabodetabek berkembang menjadi salah satu kawasan metropolitan terbesar di dunia dengan penduduk sekitar 42 juta jiwa. Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah tanpa memandang perbedaan partai politik untuk mendorong pembangunan dan kemajuan bangsa.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai.
- Peresmian berlangsung pada hari Rabu.
- Prabowo menyatakan DKI Jakarta bukan hanya milik warga yang tinggal di Ibu Kota.
- Prabowo menegaskan DKI Jakarta milik seluruh bangsa Indonesia.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk pengembangan LRT Jakarta.
- Prabowo mengatakan Danantara wajib membantu pembangunan tersebut.
- Kawasan Jakarta Raya dan Jabodetabek berkembang menjadi salah satu kawasan metropolitan terbesar di dunia.
- Jumlah penduduk kawasan tersebut sekitar 42 juta jiwa.
- Prabono dan Pramono berasal dari partai politik yang berbeda.
- Keduanya pernah berada dalam persaingan pada pemilu sebelumnya.
- Prabowo menilai perbedaan politik tidak menghalangi kerja sama antarpemimpin.
- Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
- Prabowo menyebutkan pemimpin yang dipilih rakyat wajib menggunakan pikiran dan tenaga untuk kepentingan masyarakat.
- Prabowo menilai gotong royong antarpemimpin diperlukan untuk menghadapi tantangan pembangunan bangsa.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.