Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu
Presiden Prabowo Subianto menerapkan kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN untuk membenahi tata kelola dan mencegah praktik laporan palsu dalam kegiatan ekspor. Pemerintah juga akan membangun Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang ditargetkan beroperasi pada 1 Januari 2027 di bawah pengawasan OJK, dengan tujuan agar Indonesia tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga memiliki posisi lebih kuat dalam pembentukan harga komoditas.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan melalui BUMN.
- Kebijakan ekspor satu pintu bertujuan memperbaiki tata kelola dan mencegah praktik laporan palsu.
- Pernyataan tersebut disampaikan pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional.
- Acara peringatan tersebut dipantau secara daring di Jakarta pada Jumat malam.
- Prabowo menyoroti praktik ekspor yang selama ini penuh kebohongan dan laporan palsu.
- Pembenahan ekspor merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola kekayaan negara.
- Hasil kegiatan ekonomi diharapkan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Indonesia.
- Pengelolaan kekayaan alam Indonesia dirancang secara transparan untuk hasil optimal.
- Kebijakan ini bertujuan meminimalisir kebocoran dan penyimpangan dalam sektor ekspor.
- Pemerintah akan membangun Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.
- Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.
- Bursa tersebut direncanakan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
- Pembentukan bursa menjadi tahap lanjutan dari kebijakan ekspor satu pintu.
- Pemerintah menargetkan pembentukan harga acuan Indonesia melalui bursa tersebut.
- Indonesia merupakan produsen kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, dan karet.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.