Kemendagri Dorong Pemda di Maluku Perkuat Strategi Efisiensi Belanja Pegawai
Undang Nomor 1 Tahun 2022, batas tertinggi belanja pegawai adalah 30 persen dari total belanja, namun data menunjukkan 88 persen dari 546 pemerintah daerah masih melebihi batas tersebut. Efisiensi belanja pegawai perlu dilakukan secara komprehensif melalui pengendalian formasi, penataan organisasi, pemanfaatan digitalisasi, dan penguatan pendapatan daerah.
Poin-Poin Utama
- Ditjen Bina Keuda Kemendagri mendorong pemerintah daerah di Maluku memperkuat strategi efisiensi belanja pegawai.
- Kegiatan berupa Focus Group Discussion dan Kunjungan Lapangan Kajian Peta Jalan Strategi Efisiensi Anggaran Belanja Pegawai.
- Kegiatan dilaksanakan di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Maluku pada 15 September 2026.
- Peserta kegiatan meliputi pemerintah daerah se-Provinsi Maluku dan berlangsung secara hibrid.
- Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 mengatur batas tertinggi belanja pegawai sebesar 30 persen dari total belanja daerah.
- Sebanyak 65 dari 546 pemerintah daerah telah memenuhi batas belanja pegawai tertinggi tersebut.
- Sebanyak 481 pemerintah daerah masih memiliki porsi belanja pegawai di atas 30 persen.
- Sebanyak empat daerah menjadi lokus kunjungan lapangan, yaitu Provinsi Maluku, Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Maluku Tenggara.
- Keempat daerah lokus kunjungan memiliki karakteristik berbeda dalam rasio belanja pegawai dan kapasitas fiskal.
- Pengendalian belanja pegawai bertujuan memperbaiki struktur belanja dan memperluas ruang fiskal daerah.
- Pemda perlu melihat tren belanja pegawai, struktur kepegawaian, kemampuan fiskal, dan sumber pendapatan dalam menyusun peta jalan efisiensi.
- Kemendagri berharap sinergi pusat, daerah, dan perguruan tinggi menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akademis dan realistis.
- Hasil kajian diharapkan memperkuat kualitas pengelolaan anggaran dan mendorong efektivitas belanja.
- Eko Prasojo menegaskan efisiensi belanja pegawai bukan sekadar pengurangan jumlah pegawai.
- Strategi efisiensi perlu dilakukan secara komprehensif melalui pengendalian formasi, penataan organisasi, dan pemanfaatan digitalisasi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.