Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar
Nusron Wahid mundur dari kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024-2029, di mana ia menjabat ketua bidang Keagamaan dan Kerohanian. Pihak Partai Golkar melalui Sekjen Sarmuji membenarkan pengunduran diri tersebut yang disampaikan langsung kepada Ketua Umum Bahlil Lahadalia lebih dari enam bulan lalu. Meskipun keluar dari struktur kepengurusan, Nusron tetap berstatus sebagai kader Partai Golkar.
Poin-Poin Utama
- Nusron Wahid mundur dari kepengurusan Partai Golkar.
- Nusron tetap tercatat sebagai kader Partai Golkar.
- Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan pengunduran diri Nusron.
- Nusron menyampaikan langsung pengunduran dirinya kepada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.
- Pengunduran diri Nusron terjadi lebih dari enam bulan lalu.
- Nusron menjabat ketua bidang Keagaan dan Kerohanian di DPP Partai Golkar.
- Masa jabatan Nusron di DPP Partai Golkar mencakup periode 2024-2029.
- Pengunduran diri Nusron hanya dari kepengurusan partai.
- Nusron tetap berstatus sebagai anggota Partai Golkar.
- Sarmuji tidak mengetahui secara pasti alasan Nusron meninggalkan struktur kepengurusan.
- Sarmuji menyatakan kemungkinan Nusron ingin fokus ke hal lain.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.