Beranda Minggu, 20 September 2026

!online

Internasional Netral

Rudal Houthi Hantam Riyadh dan Fasilitas Minyak Aramco

Minggu, 20 September 2026, 08:11 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Kelompok militan Houthi melancarkan serangan rudal balistik dan pesawat nirawak ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, serta fasilitas minyak Aramco di Yanbu, menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara King Khalid dan kobaran api di fasilitas strategis tersebut. Otoritas pertahanan udara Saudi berhasil mencegat rudal balistik yang menyasar Riyadh, sementara pihak Houthi mengklaim serangan ini sebagai balasan atas serangan udara koalisi pimpinan Saudi di Sanaa. Amerika Serikat merespons dengan mengeluarkan peringatan perjalanan, dan situasi ini memperparah krisis kemanusiaan di Yaman dengan lebih dari 104.000 pengungsi.

Poin-Poin Utama

  • Kelompok militan Houthi melancarkan serangan udara menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak ke Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu.
  • Pertahanan udara Saudi berhasil mencegat rudal balistik yang menyasar Riyadh pada 19 September.
  • Sirine peringatan serangan udara memicu kepanikan di kalangan warga Riyadh.
  • Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional King Khalid dilumpuhkan sementara akibat serangan tersebut.
  • Situs FlightRadar24 mencatat penundaan dan pembatalan jadwal penerbangan akibat situasi darurat.
  • Kepulan asap hitam pekat membumbung dari area tangki bahan bakar Aramco di Yanbu.
  • Petugas pemadam kebakaran dikerahkan secara intensif untuk menjinakkan kobaran api di fasilitas Aramco.
  • Juru bicara militer Houthi, Yahya al-Sarea, mengklaim serangan ini sebagai balasan atas serangan udara koalisi Saudi di Sanaa.
  • Koalisi pimpinan Saudi melancarkan ratusan serangan udara di ibu kota Yaman, Sanaa, sepanjang pekan itu.
  • Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan untuk warga negara AS di kawasan Timur Tengah.
  • Washington mendesak warga AS meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pembatalan penerbangan lanjutan.
  • Situasi ini memperkeruh krisis kemanusiaan di Yaman.
  • PBB mencatat jumlah pengungsi akibat eskalasi pertempuran darat dan udara telah melampaui 104.000 jiwa.
Tagar Terkait
#arab saudi#houthi#yaman#konflik#aramco#riyadh
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya