Beranda Minggu, 20 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Kala Dasar Sungai Cisadane Bermunculan di Pintu Air 10

Minggu, 20 September 2026, 10:06 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Akibat kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino, debit Sungai Cisadane di Pintu Air 10, Kota Tangerang, mengering sehingga memungkinkan warga mencari ikan di dasar sungai yang telah mengekspos bebatuan dan ikan mati. Petugas menutup secara penuh Pintu Air 10 pada awal September 2026 agar sisa debit air dapat dialirkan ke saluran irigasi dan air baku warga, sementara para nelayan seperti Sarifudin (64) yang telah menjaring ikan di lokasi tersebut selama lebih dari 30 tahun tetap mencari ikan di sekitar area pintu air. Pintu Air 10 merupakan bangunan Belanda yang dibangun tahun 1925 hingga 1931, memiliki panjang 125 meter dengan sepuluh pintu air, dan membentang di atas Sungai Cisadane yang mengalir dari lereng Gunung Salak dan Gunung Pangrango, Bogor, hingga bermuara di Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang.

Poin-Poin Utama

  • Pintu Air 10 berada di Desa Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten.
  • Sebelas pemancing terlihat di dasar Sungai Cisadane yang mengering pada 17 September 2026.
  • Empat warga menggunakan rakit bambu untuk menjaring ikan di sekitar Pintu Air 10.
  • Fenomena surutnya air Sungai Cisadane terjadi selama tiga bulan terakhir.
  • Pintu Air 10 ditutup secara penuh pada awal September 2026.
  • Penutupan dilakukan agar sisa debit air dapat dialirkan ke saluran irigasi dan air baku warga.
  • Sarifudin (64) telah menjadi penjaring ikan di Pintu Air 10 selama lebih dari 30 tahun.
  • Sarifudin rata-rata menangkap minimal satu kilogram ikan setiap hari.
  • Ikan yang ditangkap meliputi mujair, tawes, dan baung.
  • Pintu Air 10 memiliki sepuluh pintu air dengan 11 tiang penopang.
  • Bendungan ini dikenal dengan nama Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane dan Bendungan Sangego.
  • Pintu Air 10 dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1925.
  • Konstruksi bangunan terbuat dari beton bertulang dan selesai pada 1931.
  • Bendungan memiliki panjang 125 meter membentang di atas Sungai Cisadane.
  • Sungai Cisadane mengalir dari lereng Gunung Salak dan Gunung Pangrango, Bogor, menuju muara di Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang.
Tagar Terkait
#tangerang#el nino#kekeringan#kemarau#sungai cisadane#pintu air 10
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya