Ekuinoks Musim Gugur 2026 Terjadi 23 September: Ini Penjelasan Astronominya
Ekuinoks musim gugur 2026 terjadi pada 23 September pukul 03.05 waktu Kyiv, merupakan momen ketika Matahari berada tepat di atas ekuator langit sehingga durasi siang dan malam hampir sama di berbagai wilayah. Fenomena ini disebabkan oleh kemiringan sumbu Bumi sekitar 23 derajat dan berlangsung dua kali setahun. Setelah ekuinoks, durasi siang di belahan Bumi utara akan terus berkurang hingga titik balik matahari musim dingin pada 21 Desember, menjadikan periode ini waktu yang baik untuk pengamatan benda langit redup karena langit gelap lebih lama.
Poin-Poin Utama
- Ekuinoks musim gugur terjadi pada 23 September 2026 pukul 03.05 waktu Kyiv.
- Ekuinoks adalah peristiwa ketika Matahari berada tepat di atas ekuator langit.
- Pada ekuinoks, durasi siang dan malam hampir sama di berbagai wilayah.
- Ekuinoks terjadi dua kali setahun, yakni ekuinoks musim semi dan musim gugur.
- Ekuinoks disebabkan oleh kemiringan sumbu Bumi sekitar 23 derajat dan pergerakan Bumi mengelilingi Matahari.
- Di Kyiv, waktu siang pada September berkurang dari sekitar 13 jam 34 menit menjadi 11 jam 42 menit.
- Pada 23 September di Kyiv, siang berlangsung sekitar 12 jam 9 menit.
- Durasi siang dan malam tidak benar-benar sama persis karena pembiasan atmosfer.
- Pembiasan atmosfer membuat Matahari terlihat sebelum berada di atas cakrawala secara geometris.
- Di Kyiv, siang dan malam baru memiliki durasi yang hampir sama sekitar 25 September.
- Pada akhir September, senja sipil di Kyiv berlangsung sekitar 33 menit.
- Senja astrononomi terjadi hingga Matahari berada 18 derajat di bawah cakrawala.
- Periode setelah ekuinoks merupakan waktu yang lebih panjang untuk pengamatan astronomi malam.
- Benda langit redup seperti galaksi dan nebula lebih mudah diamati saat langit benar-benar gelap.
- Setelah 23 September, durasi siang di belahan Bumi utara terus berkurang hingga titik terpendek pada sekitar 21 Desember.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.