Beranda Minggu, 20 September 2026

!online

Politik Netral

Laporan: AS Tolak Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi

Minggu, 20 September 2026, 21:05 WIB Sumber: Antara News
Ukuran:

Amerika Serikat menolak melancarkan serangan ofensif terhadap kelompok Houthi di Yaman untuk mendukung Arab Saudi, dengan alasan Riyadh telah memiliki segala sesuatu yang diperlukan untuk melawan kelompok tersebut, termasuk perluasan berbagi data intelijen dan data sasaran. Arab Saudi saat ini berupaya mencapai kesepakatan dengan Houthi melalui perantara, setelah sebelumnya kelompok tersebut mengajukan tuntutan berupa pertukaran tahanan, pencabutan blokade bandara di Yaman utara, serta pembayaran kompensasi atas kerusakan infrastruktur dan populasi sipil selama konflik 12 tahun terakhir.

Poin-Poin Utama

  • Amerika Serikat tidak akan melancarkan serangan offensif terhadap kelompok Houthi di Yaman.
  • Keputusan ini berdasarkan permintaan dukungan dari Arab Saudi.
  • Pejabat Amerika Serikat kepada CNN menyatakan tidak ada serangan offensif.
  • Trump berulang kali menegaskan Amerika Serikat tidak akan terlibat dalam serangan langsung.
  • Amerika Serikat yakin Arab Saudi memiliki semua kemampuan untuk melawan Houthi.
  • Bantuan Amerika Serikat meliputi perluasan berbagi data intelijen.
  • Bantuan Amerika Serikat juga meliputi pertukaran data sasaran.
  • Arab Saudi berupaya mencapai kesepakatan dengan Houthi melalui perantara.
  • Konflik antara Houthi dan Arab Saudi memanas sejak pertengahan Juni.
  • Yaman menuntut serangkaian syarat kepada Arab Saudi.
  • Yaman meminta pertukaran tahanan dengan Arab Saudi.
  • Yaman menuntut pencabutan blokade terhadap bandara-bandara di Yaman utara.
  • Yaman menuntut kompensasi atas kerusakan infrastruktur.
  • Yaman menuntut kompensasi atas kerusakan terhadap populasi sipil.
  • Konflik antara kedua pihak berlangsung selama 12 tahun.
Tagar Terkait
#amerika serikat#arab saudi#donald trump#houthi#yaman#serangan udara#konflik yaman
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya