Beranda Senin, 21 September 2026

!online

Internasional Negatif

IRGC Klaim AS Tidak Memiliki Keberanian Akui Kekalahan

Senin, 21 September 2026, 15:10 WIB Sumber: Sindonews
Ukuran:

Israel. Selain itu, rudal-rudal Iran berhasil menghantam pusat-pusat intelijen AS di kawasan Teluk dan Irak utara, yang membuktikan fasilitas-fasilitas tersebut tidak berada di luar jangkauan Iran.

Poin-Poin Utama

  • Hossein Mohebbi adalah juru bicara Pasukan Garda Revolusi Islam Iran.
  • Mohebbi menyatakan Amerika Serikat tidak memiliki keberanian mengakui kekalahan dalam perang.
  • Mohebbi menyebut kekalahan AS bersifat bersejarah dan memalukan.
  • Iran menutup Selat Hormuz sebagai tanggapan atas perang gabungan AS-Israel.
  • Washington gagal membuka kembali Selat Hormuz.
  • AS mengerahkan seluruh kemampuannya namun tetap tidak mampu membuka Selat Hormuz.
  • Pangkalan-pangkalan AS di kawasan menjadi beban bagi Washington.
  • Investasi keamanan AS berbalik menjadi ancaman setelah pangkalan diserang Iran.
  • Rudal-rudal Iran menghantam pusat intelijen AS di kawasan Teluk.
  • Rudal-rudal Iran juga menghantam pusat intelijen AS di Irak utara.
  • Mohebbi menyatakan fasilitas intelijen AS tidak berada di luar jangkauan Iran.
  • Serangan tersebut disebut sebagai kekalahan intelijensi besar bagi AS.
  • Iran memperingatkan akan ada perubahan signifikan dalam operasi pertahanannya.
  • Iran siap melancarkan serangan balasan jika AS melakukan serangan baru.
Tagar Terkait
#iran#amerika serikat#selat hormuz#irgc#konflik#perang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya