Beranda Senin, 21 September 2026

!online

Pertahanan Negatif

IRGC Janjikan Senjata Baru yang Bakal Buat Dunia Takjub

Senin, 21 September 2026, 17:14 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

1 milik Amerika Serikat di atas Selat Hormuz, dan berjanji akan mengumumkan senjata baru yang diklaim bakal membuat dunia takjub jika AS melancarkan serangan baru. Iran menyatakan keyakinannya bahwa AS merencanakan serangan ulang dan memperingatkan bahwa serangan tersebut akan dibalas "tanpa batasan", dengan target yang tidak terbatas pada sasaran-sasaran sebelumnya. Di sisi lain, Trump menyebut opsi menghancurkan Iran, menghancurkan ekonominya, atau mencapai kesepakatan, sementara Iran menyerahkan daftar persyaratan kepada AS untuk mengakhiri konflik.

Poin-Poin Utama

  • Juru bicara IRGC Hossein Mohebbi mengatakan Iran akan mengumumkan senjata baru jika diserang AS.
  • IRGC Iran menyatakan telah mencegat dan menghancurkan drone MQ-1 milik AS di atas Selat Hormuz.
  • Angkatan Udara AS telah mempensiunkan drone MQ-1 Predator pada tahun 2018.
  • AS mengoperasikan kembali drone MQ-1 setelah kehilangan banyak unit MQ-9 yang lebih canggih.
  • Sistem pertahanan udara baru IRGC menjadikan MQ-1 dan MQ-9 sebagai sasaran perburuan intensif.
  • IRGC Iran mengancam akan membalas "tanpa batasan" jika AS melancarkan serangan baru.
  • Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan AS merencanakan serangan terhadap Iran.
  • IRGC memperingatkan negara-negara kawasan akan dianggap terlibat jika mendukung serangan AS.
  • Trump mengatakan tiga opsi terhadap Iran adalah melenyapkan, menghancurkan secara ekonomi, atau mencapai kesepakatan.
  • Trump mempertanyakan apakah dan kapan ia akan menghancurkan Iran dalam wawancara dengan Fox News.
  • Kedutaan besar virtual AS memperingatkan warga untuk tidak bepergian ke Iran dan segera meninggalkan negara tersebut.
  • Kepala keamanan Iran Mohsen Rezaei menyatakan Teheran telah menyerahkan daftar persyaratan kepada AS.
  • Iran menyatakan kesiapan menghadapi serangan baru dengan kekuatan yang lebih besar dan serangan yang lebih banyak.
Tagar Terkait
#iran#amerika serikat#selat hormuz#donald trump#irgc#senjata militer#drone mq-1
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya