Mulai November, Meksiko Larang Siswa SMA Pakai Ponsel di Sekolah
Pemerintah Meksiko melalui Presiden Claudia Sheibaum melarang siswa sekolah dasar dan menengah menggunakan ponsel di sekolah mulai November, dengan tujuan memulihkan kreativitas dan menghindari dampak negatif media sosial. Larangan berlaku di dalam kelas maupun saat jam istirahat, kecuali dalam keadaan darurat atau kegiatan sekolah yang direncanakan. Kebijakan ini mendapat dukungan dari 81 persen guru yang disurvei, dan menambah daftar negara seperti Prancis, Selandia Baru, serta Peru yang menerapkan pembatasan serupa.
Poin-Poin Utama
- Meksiko melarang siswa sekolah dasar dan menengah menggunakan ponsel di sekolah.
- Presiden Claudia Sheibaum mengumumkan kebijakan tersebut pada 21 September 2026.
- Aturan ini mulai berlaku pada November 2026.
- Siswa dilarang menggunakan ponsel di dalam kelas maupun saat jam istirahat.
- Pengecualian berlaku bagi keadaan darurat dan kegiatan sekolah yang telah direncanakan.
- Siswa tiga tahun terakhir sebelum perguruan tinggi dan mahasiswa tidak termasuk dalam larangan.
- Sebanyak 81 persen guru yang disurvei mendukung pembatasan penggunaan ponsel.
- Kebijakan ini ditetapkan setelah konsultasi dengan pendidik dan ahli.
- Prancis, Selandia Baru, dan Peru telah menerapkan kebijakan serupa tahun ini.
- Penggunaan ponsel berlebihan dikaitkan dengan potensi depresi pada pelajar.
- Dampak lain meliputi masalah citra tubuh dan isolasi sosial.
- Risiko bunuh diri juga dikaitkan dengan penggunaan ponsel berlebihan pada remaja.
- Tujuan kebijakan adalah memulihkan kreativitas siswa.
- Pemerintah ingin menghindari penggunaan ponsel secara sembarangan yang terkait media sosial.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.