Banjir Bandang Terjang Solok, Puan Maharani Minta Evakuasi Dimaksimalkan
luka dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat. Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses evakuasi dan pendataan terhadap warga serta fasilitas publik yang terdampak bencana.
Poin-Poin Utama
- Banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
- Puan Maharani selaku Ketua DPR RI meminta koordinasi dan mitigasi bencana diperkuat.
- Puan Maharani menyatakan antisipasi dini harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.
- DPR RI telah berulang kali mengingatkan BNPB terkait pemetaan risiko dan sistem peringatan dini.
- Banjir bandang terjadi di kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin malam, 21 September 2026.
- Empat warga mengalami luka-luka akibat banjir bandang di Solok.
- Tiga korban luka dirawat di RSUD Arosuka.
- Satu korban luka dirujuk ke SPH Padang.
- Hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Sabtu, 19 September 2026.
- Curah hujan ekstrem menyebabkan debit air meningkat drastis.
- Banjir bandang memicu galodo di sejumlah titik di Solok.
- Petugas gabungan masih melakukan penanganan darurat dan evakuasi hingga Selasa pagi.
- Puan Maharani menyampaikan pernyataan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 22 September 2026.
- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul mengonfirmasi penanganan medis terhadap korban.
- Puan berharap proses evakuasi dapat tuntas dengan maksimal dan keselamatan warga terjamin.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.