Teuku Rifnu Wikana Didampingi Psikolog di Film Memburu Pemangsa
crime-action "Memburu Pemangsa". Rifnu mengakui peran sebagai pemangsa anak merupakan tantangan terberat sepanjang kariernya, bahkan membuatnya tertekan dan kerap menangis setelah pulang dari lokasi syuting. Film ini membawa misi kampanye perlindungan anak agar masyarakat lebih waspada dalam menjaga anak-anak.
Poin-Poin Utama
- Sinemaku Pictures memproduksi film Memburu Pemangsa.
- Film bergenre horror-crime-action.
- Sinemaku Pictures melibatkan psikolog profesional untuk Teuku Rifnu Wikana.
- Keputusan ditempuh untuk menjaga batasan etis peran dan kesehatan mental aktor.
- Karakter antagonis bersinggungan langsung dengan isu kekerasan terhadap anak.
- Teuku Rifnu Wikana merupakan aktor kawakan yang berperan sebagai pemangsa anak.
- Rifnu menyatakan peran tersebut sebagai tantangan terberat sepanjang kariernya.
- Konferensi pers berlangsung di Jakarta pada Senin, 21 September 2026.
- Rifnu merasa karakter antagonis bertolak belakang dengan nilai moralnya sebagai ayah.
- Tekanan psikologis membuatnya kerap menangis setelah pulang dari lokasi syuting.
- Sutradara Umay Shahab mendatangkan psikolog untuk mendampingi Rifnu.
- Metode yang digunakan membantu Rifnu mencari motivasi karakter tanpa menyerap kepribadian tokoh.
- Rifnu menyatakan kesiapannya memerankan sosok antagonis ekstrem tersebut.
- Ia berharap karakter dapat memberikan pesan edukatif tentang perlindungan anak.
- Film Memburu Pemangsa membawa misi kampanye perlindungan anak.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.