Beranda Rabu, 23 September 2026

!online

Politik Negatif

PM Takaichi Minta PBB Hapus Label Jepang 'Negara Musuh'

Rabu, 23 September 2026, 13:03 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam pidatonya di Majelis Umum PBB menyerukan reformasi tubuh organisasi tersebut termasuk penghapusan klausul "negara musuh" dari era Perang Dunia II yang kerap digunakan China dalam perselisihan dengan Tokyo terkait sengketa wilayah. Majelis Umum PBB sendiri telah mengadopsi resolusi tahun 2005 untuk menghapus penyebutan tersebut namun upaya tersebut belum pernah tuntas karena prosedur amendemen Piagam PBB yang rumit. Takaichi juga menegaskan reformasi Dewan Keamanan PBB sangat mendesak dan menyerukan penambahan kursi anggota tetap maupun tidak tetap untuk meningkatkan legitimasi dan keterwakilan dewan tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pidato pertamanya di Majelis Umum PBB.
  • Jepang menjadi anggota PBB pada tahun 1956.
  • Takaichi menyerukan perombakan terhadap PBB termasuk penghapusan klausul negara musuh.
  • Piagam PBB saat ini berusia 81 tahun.
  • Klausul negara musuh melabeli Jepang, Jerman, dan Italia sebagai negara yang berperang melawan penandatangan piagam di Perang Dunia II.
  • Majelis Umum PBB mengakui klausul negara musuh sudah usang melalui resolusi tahun 1995.
  • Resolusi tahun 2005 menuntut penghapusan penyebutan negara musuh dari Piagam PBB.
  • Upaya penghapusan klausul belum tuntas karena prosedur amendemen Piagam yang rumit.
  • Dewan Keamanan PBB memiliki 15 anggota.
  • Lima anggota tetap Dewan Keamanan yaitu China, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat memiliki hak veto.
  • Sepuluh anggota tidak tetap Dewan Keamanan dipilih untuk masa jabatan dua tahun tanpa hak veto.
  • Jepang telah lama mengupayakan kursi tetap di Dewan Keamanan PBB.
  • Takaichi menyoroti penggunaan hak veto oleh Rusia terhadap resolusi terkait invasi ke Ukraina.
  • Takaichi menyebut kemajuan program senjata nuklir dan rudal Korea Utara sebagai ancaman terhadap perdamaian internasional.
  • Takaichi menegaskan dukungan Jepang terhadap Mahkamah Kriminal Internasional.
Tagar Terkait
#jepang#china#pbb#piagam pbb#reformasi pbb#sanae takaichi#dewan keamanan pbb#negara musuh
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya