Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Positif

Piagam PBB akan Kembali Dijadikan Landasan Utama

Rabu, 9 September 2026, 18:18 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

81 Majelis Umum PBB, menggantikan Annalena Baerbock dari Sidang ke-80. Rahman menegaskan komitmennya untuk berpegang teguh pada Piagam PBB dan berupaya mencari titik temu di antara negara-negara anggota, meskipun menyadari masih ada persoalan yang belum terselesaikan. Sidang ke-81 Majelis Umum PBB secara resmi akan dibuka pada Selasa.

Poin-Poin Utama

  • Khalilur Rahman, Menteri Luar Negeri Bangladesh, terpilih sebagai Presiden Sidang ke-81 Majelis Umum PBB.
  • Rahman menyatakan akan berpegang teguh pada Piagam PBB selama menjalankan tugasnya.
  • Dia berjanji akan berusaha mencari titik temu di antara negara-negara anggota.
  • Sidang ke-80 Majelis Umum PBB yang dipimpin Annalena Baerbock resmi mengakhiri masa tugasnya.
  • Sidang ke-80 berakhir pada hari yang sama dengan pelantikan Rahman.
  • Sidang ke-81 Majelis Umum PBB rencananya resmi dibuka pada hari Selasa.
  • Pernyataan Rahman disampaikan kepada awak media pada hari Selasa.
  • Sidang Umum ke-81 menandai dimulainya siklus baru kepemimpinan PBB.
  • Tugas utama Presiden Sidang Umum mencakup fasilitasi negosiasi multilateral.
  • Agenda ke depan mencakup penyelesaian berbagai persoalan internasional yang belum tuntas.
  • Durasi sidang presidensial berlangsung satu tahun kalender.
  • Piagam PBB menjadi dokumen referensi utama bagi seluruh resolusi Sidang Umum.
  • Bangladesh mencatatkan keterlibatannya dalam kepemimpinan tingkat tinggi PBB.
  • Posisi Presiden Sidang Umum bersifat bergilir antar negara anggota.
  • Transisi kepemimpinan menandai pergantian presidensi secara periodik.
Tagar Terkait
#pbb#piagam pbb#bangladesh#khalilur rahman#sidang majelis umum pbb
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya