InJourney: 209 penerbangan tertunda akibat erupsi Anak Krakatau
Sedikitnya 209 penerbangan tertunda di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, mencakup 160 penerbangan domestik, 39 internasional, dan 10 kargo. Penutupan sementara juga diterapkan di Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Radin Inten II, dengan estimasi reopen bertahap. Bandara Soetta mengaktifkan Service Recovery Activation untuk menangani penumpang terdampak melalui penyediaan makanan, minuman, serta transportasi bus menuju hotel.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
- 209 penerbangan tersebut terdiri dari 160 domestik, 39 internasional, dan 10 kargo.
- Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara berdasarkan NOTAM A3346/26 sejak pukul 08.36 WIB.
- Penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan dibuka kembali pukul 13.30 WIB, Minggu 6 September 2026.
- Bandara Halim Perdanakusuma ditutup berdasarkan NOTAM A3347/26 sejak pukul 09.49 WIB.
- Penutupan Halim Perdanakusuma diperkirakan dibuka kembali pukul 14.00 WIB.
- Bandara Radin Inten II ditutup berdasarkan NOTAM B1125/26 sejak pukul 09.55 WIB.
- Penutupan Radin Inten II diperkirakan dibuka kembali pukul 14.00 WIB.
- Service Recovery Activation diaktifkan untuk melayani penumpang terdampak.
- Makanan dan minuman ringan disiapkan untuk penumpang yang terdampak.
- Bus disediakan di setiap terminal untuk mengangkut penumpang menuju hotel.
- Posko dibuka di Terminal 1B untuk koordinasi operasional.
- 18 penerbangan di Bandara SMB II batal akibat erupsi Krakatau.
- 4 penerbangan rute Palu-Jakarta di Bandara Mutiara batal dampak Krakatau.
- KAI menambah satu kereta api tambahan menuju Jakarta dampak erupsi Anak Krakatau.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.