Jenazah Kru Kapal Angkut 5 Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Banten Besok
Jenazah Sukarman, awak kapal Arupadhatu 1 yang membawa 5 jurnalis menuju Gunung Anak Krakatau, berhasil diidentifikasi melalui uji DNA dan akan diterbangkan ke Banten besok pagi. Korban merupakan salah satu penghilang kontak Speedboat Arupadadu 1 yang hilang sejak 7 September 2026 dan jenazahnya ditemukan warga di Pulau Enggano, Bengkulu pada 12 September 2026. Proses identifikasi forensik membutuhkan waktu sekitar 10 hari dengan hasil DNA yang dikonfirmasi pada 22 September 2026.
Poin-Poin Utama
- Jenazah ditemukan warga di Pulau Enggano, Bengkulu.
- Jenazah teridentifikasi atas nama Sukarman berusia 50 tahun.
- Sukarman adalah awak kapal Arupadhatu 1.
- Kapal tersebut membawa lima orang jurnalis yang hendak ke Gunung Anak Krakatau.
- Speedboat Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak pada 7 September 2026.
- Jenazah ditemukan oleh nelayan pada 12 September 2026.
- Hasil pemeriksaan DNA cocok dengan DNA anak korban bernama Yayat.
- Proses identifikasi jenazah membutuhkan waktu sekitar 10 hari.
- Hasil pemeriksaan DNA selesai pada 22 September 2026.
- Jenazah akan diterbangkan dari RS Bhayangkara menuju bandara besok pagi.
- Jenazah diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air.
- Kabid humas PMDA Bengkulu Robles Imam Wijayanto memberikan keterangan.
- Robles Kabid Dokes PMDA Bengkulu dr. Effri Susanto kedepanan pemberangkatan.
- Jenazah akan seringkas kepada pihak PMDA Banten setelah tiba di Jakarta.
- Lokasi temuan jenazah berada di wilayah PMDA Bengkulu Utara.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.