Aksi Kemanusiaan Ansor 2026, dari Bersih Sungai hingga Penanganan Bencana
GP Ansor membentuk Satuan Tugas Aksi Kemanusiaan Ansor 2026 yang akan menerjunkan seluruh perangkat organisasi untuk melakukan bersih-bersih sungai, penanganan banjir, karhutla, erupsi gunung api, gempa NTT, dan kekeringan air bersih sebagai upaya memperkuat batin keindonesiaan dan solidaritas kemanusiaan di tengah berbagai bencana alam. Aksi ini juga mencakup gerakan spiritual kebangsaan oleh MDS Rijalul Ansor dan mendukung gerakan Indonesia ASRI yang telah diluncurkan Presiden Prabowo pada awal 2026, serta mengharuskan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, swasta, dan elemen masyarakat.
Poin-Poin Utama
- GP Ansor membentuk Satuan Tugas Aksi Kemanusiaan Ansor 2026.
- Satuan tugas itu menerjunkan perangkat organisasi Ansor, Banser, dan Rijalul Ansor.
- Ketua Umum PP GP Ansor adalah H Addin Jauharudin.
- Aksi kemanusiaan mencakup bersih-bersih sungai se-Indonesia.
- Penanganan meliputi banjir, karhutla, erupsi gunung api, gempa NTT, dan kekeringan.
- Bersih-bersih sungai dilakukan saat musim kemarau berlangsung.
- Tujuan aksi adalah melancarkan aliran sungai dan memitigasi banjir.
- Aksi ini juga bertujuan mencegah pencemaran lingkungan dan menjaga kualitas air bersih.
- MDS Rijalul Ansor akan melakukan gerakan spiritual kebangsaan.
- Gerakan spiritual mencakup ziarah makam raja-raja Nusantara dan para ulama.
- Gerakan spiritual juga meliputi peringatan Maulid Nabi dan salat istisqo.
- Aksi ini mendukung gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan Presiden Prabowo.
- Gerakan Indonesia ASRI bertujuan menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
- Aksi kemanusiaan akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BPBD.
- Kolaborasi juga melibatkan sektor swasta dan elemen masyarakat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.