Jarang Terjadi, Trump Bakal Sambut Langsung Kunjungan Xi Jinping di Bandara
isu seperti kecerdasan buatan, perdagangan, dan Taiwan. Para analis menilai China kini mulai melihat melampaui masa jabatan Trump dan berupaya memanfaatkan gencatan senjata perdagangan untuk memperkuat posisinya, sementara bagi Trump kunjungan ini menjadi kesempatan mengalihkan perhatian dari berbagai masalah domestik.
Poin-Poin Utama
- Trump akan menyambut Xi Jinping secara langsung di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland.
- Penyambutan langsung oleh presiden AS di bandara merupakan tindakan yang jarang terjadi.
- Kunjungan ini merupakan pertama kalinya Xi Jinping datang ke Gedung Putih dalam lebih dari satu dekade.
- Xi berangkat dari Beijing menggunakan pesawat khusus pada hari Rabu, 23 September.
- Xi disertai istrinya Peng Liyuan, Cai Qi, dan Menteri Luar Negeri Wang Yi.
- Trump dan Melania akan menyambut Xi di landasan pacu pukul 18.00 waktu setempat.
- Xi tidak memberikan perlakuan serupa saat Trump berkunjung ke Beijing pada Mei lalu.
- Trump hanya disambut oleh wakil presiden Tiongkok saat kunjungannya ke Beijing.
- Trump dan Xi akan membahas kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan dapat mengancam kelangsungan umat manusia.
- Pembicaraan awal pada 20 September melibatkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan He Lifeng dari China.
- China mendominasi pasokan logam tanah jarang yang krusial untuk produk berteknologi tinggi.
- Logam tanah jarang pernah digunakan Tiongkok untuk menekan Washington terkait kebijakan tarif.
- Trump tidak memandang perlu mengangkat tuduhan tentang Tiongkok pemasok citra satelit kepada Iran.
- Analis menilai kemungkinan perpanjangan gencatan senjata perdagangan lebih realistis daripada terobosan besar.
- Penyambutan serupa terakhir dilakukan pada 1962 saat JFK menyambut Macmillan di Pangkalan Udara Andrews.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.