Trump Sambut Hangat Xi, Kongres AS Mengkritik Keras
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut hangat kunjungan Presiden China Xi Jinping di Washington dengan upacara megah di Pangkalan Andrews, Maryland, pada September 2026. Meskipun kedua pemimpin sepakat memperpanjang gencatan dagang selama dua bulan hingga Januari 2027, Kongres AS dari kedua partai justru melontarkan kritik keras terhadap berbagai tindakan China di panggung dunia, termasuk isu Taiwan dan mineral tanah jarang. Kedua negara sepakat menjadi mitra dengan klaim bahwa kebangkitan China dan kemakmuran AS dapat berjalan beriringan.
Poin-Poin Utama
- Presiden AS Donald Trump menyambut hangat Presiden China Xi Jinping di Washington pada 23 September 2026.
- Kongres AS mengecam berbagai tindakan China di panggung dunia.
- AS dan China bersaing secara strategis dalam perdagangan, teknologi, dan konflik di Iran.
- Xi Jinping disambut dengan karpet merah sepanjang 30 meter di Pangkalan Bersama Andrews, Maryland.
- Penyambutan tersebut merupakan yang pertama bagi presiden AS di Andrews sejak Obama menyambut Paus Fransiskus pada 2015.
- Lagu korps musik militer dan tembakan meriam mengiringi pertemuan Trump dan Xi.
- Xi Jinping dijadwalkan berada di AS selama tiga hari.
- Xi Jinping didampingi Cai Qi, Wang Yi, dan sejumlah pejabat China.
- Kementerian Keuangan AS dan China sepakat memperpanjang gencatan perang dagang hingga 10 Januari 2027.
- Gencatan senjata dagang awal akan berakhir pada 10 November 2026.
- Xi Jinping akan tegas mengangkat klaim Beijing atas Taiwan.
- AS secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Taiwan dalam berbagai bidang.
- Trump diperkirakan tetap mempertahankan kontrol ekspor yang ketat.
- Perundingan berpotensi menghasilkan penurunan tarif di sektor tertentu dan kerja sama bidang kecerdasan buatan.
- Senator Roger Wicker menyatakan Xi Jinping seharusnya tidak perlu diundang ke Washington.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.