Beranda Jumat, 25 September 2026

!online

Internasional Netral

Usai Gelombang Teror Geng Narkoba, Kota Santa Marta Kolombia Dicekam Ketegangan

Kamis, 24 September 2026, 07:12 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Kota wisata Santa Marta di Kolombia mengalami ketegangan dan lumpuh sementara setelah geng narkoba ACSN melancarkan aksi balasan berupa pembakaran dan penembakan sebagai respons atas tewasnya pimpinan mereka oleh pasukan keamanan. Presiden baru Kolombia, Abelardo de la Espriella, yang mendukung pendekatan militer keras terhadap kelompok narkoba, langsung menerjunkan ratusan prajurit militer dan polisi untuk memulihkan keamanan serta berjanji menghancurkan kelompok bersenjata tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Kota Santa Marta di Kolombia lumpuh setelah geng narkoba ACSN melancarkan aksi balas dendam.
  • Aksi kekerasan dipicu oleh tewasnya pimpinan ACSN akibat operasi pasukan keamanan.
  • Pasokan Pertahanan Diri Penakluk Sierra Nevada merupakan organisasi berakar dari gerakan paramiliter Kolombia.
  • Presiden Abelardo de la Espriella memerintahkan operasi penumpasan terhadap kelompok perdagangan narkoba.
  • De la Espriella dilantik sebagai presiden pada bulan lalu dengan faksi sayap kanan.
  • Pada hari Selasa, anggota ACSN menembaki pertokoan dan membakar kendaraan.
  • De la Espriella terbang langsung ke Santa Marta pada Selasa malam untuk memimpin operasi keamanan.
  • Sedikitnya 500 prajurit militer dan 600 personel kepolisian disiagakan di Santa Marta.
  • Pasukan keamanan membunuh 13 narkoteroris ACSN dalam operasi gabungan polisi dan angkatan udara.
  • Sembilan orang ditangkap terkait aksi kekerasan pada hari Selasa.
  • De la Espriella memenangkan pemilihan presiden putaran kedua pada Juni lalu.
  • De la Espriella merupakan pengacara jutawan yang didukung Amerika Serikat.
  • ACSN sebelumnya terlibat dalam proses perundingan damai yang gagal di era Presiden Gustavo Petro.
  • De la Espriella menghentikan seluruh proses negosiasi dengan kelompok bersenjata.
  • Warga dan pelaku usaha mengungkapkan rasa takut dan ketidakpastian meski otoritas mengklaim situasi terkendali.
Tagar Terkait
#santa marta#kolombia#geng narkoba#acsn#abelardo de la espriella
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya