OJK dan Pompeo Jawa Barat Kembangkan Ekosistem Ayam Petelur Melalui Program EGG
Program EGG (Endog Jabar Go Global) dikembangkan oleh OJK bersama Pompeo Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat ekosistem ayam petelur melalui pendekatan closed loop dari hulu hingga hilir dengan melibatkan 4.565 pelaku usaha dan akses pembiayaan perbankan sekitar Rp456,5 miliar. Program ini menghubungkan peternak dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis serta membuka peluang pasar ekspor, dengan nilai ekspor telur tetas semester I 2026 mencapai US$550,23 ribu atau meningkat 513 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Poin-Poin Utama
- OJK bersama Pompeo Provinsi Jawa Barat mengembangkan Program EGG (Endog Jabar Go Global) untuk ekosistem ayam petelur.
- Program EGG menerapkan pendekatan closed loop dari hulu hingga hilir.
- Program sebelumnya mengembangkan komoditas domba dan sapi perah pada 2024 dan 2025.
- Program EGG melibatkan 4.565 pelaku usaha ayam petelur.
- Pelaku usaha tersebar di 21 sentra peternakan ayam petelur di Jawa Barat.
- Akses pembiayaan perbankan diproyeksikan sekitar Rp456,5 miliar.
- Program menghubungkan peternak dengan SPPG untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
- Efisiensi anggaran diproyeksikan sekitar Rp4,23 triliun per tahun.
- Telur untuk Program Makan Bergizi Gratis berharga 10 sampai 15 persen lebih rendah dari harga pasar.
- Nilai ekspor telur tetas Jawa Barat semester I 2026 mencapai US$550,23 ribu.
- Ekspor telur tetas meningkat 513 persen dibandingkan semester I 2025.
- Negara tujuan ekspor antara lain Myanmar, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
- Hilirisasi meliputi tepung telur, produk Breggfast, pupuk cangkang telur, dan nutrisi hewan peliharaan.
- Kepala OJK Provinsi Jawa Barat adalah Darwisman.
- Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK adalah Dian Ediana Rae.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.