Lando Norris Ngamuk Usai Insiden di F1 GP Azerbaijan, Sebut Ada Pembalap Tak Layak
up saat kualifikasi dan balapannya harus berakhir lebih awal akibat tabrakan tiga pembalap di Tikungan 1 yang melibatkan Franco Colapinto, Pierre Gasly, dan dirinya sendiri. Norris mengakui kesulitan mengikuti kecepatan rival di trek lurus dan menyebut ada beberapa pembalap yang seharusnya tidak berada di F1. Hasil ini menjadi DNF pertamanya sejak Monaco, memutus rekor delapan seri beruntun selalu meraih poin dan memperkecil peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia.
Poin-Poin Utama
- Lando Norris dari tim McLaren mengalami kekecewaan besar pada Grand Prix Azerbaijan 2025.
- Insiden terjadi saat Franco Colapinto kehilangan kendali mobil dan menabrak Pierre Gasly.
- Tabrakan tersebut menyebabkan Gasly terdorong menabrak mobil Norris di Tikungan 1.
- Ketiga pembalap tersebut mundur dari balapan akibat kerusakan parah.
- Norris memulai balapan dari posisi kelima setelah mengalami lock-up saat kualifikasi.
- Ia kehilangan posisi dari Isack Hadjar, Max Verstappen, Lewis Hamilton, Gasly, dan Kimi Antonelli.
- Norris mengakui dirinya sangat lambat dan kesulitan di trek lurus.
- Hasil ini merupakan gagal finis pertama Norris sejak Grand Prix Monako.
- Gagal finis tersebut memutus rekor delapan seri beruntun Norris selalu meraih poin.
- Kekalahan ini memperkecil peluangnya untuk meraih gelar juara dunia musim ini.
- Sebelum balapan di Baku, Norris meraih kemenangan di Belanda dan Hungaria.
- McLaren sedang dalam tren positif melawan Mercedes di papan klasemen.
- Norris menyatakan beberapa pembalap seharusnya tidak berada di Formula 1.
- Norris memprediksi timnya akan menghadapi beberapa akhir pekan yang sulit lagi.
- Grand Prix Malaysia diharapkan menjadi hasil lebih baik bagi Norris.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.