Khaldoon Al Mubarak Yakin City tak Bersalah dalam Kasus Liga Premier
Khaldoon Al Mubarak, pemimpin Manchester City, menulis surat terbuka kepada penggemar untuk menegaskan kembali keyakinan klub bahwa mereka tidak bersalah dalam kasus pelanggaran aturan keuangan yang dituduhkan oleh Liga Primer Inggris. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan informasi kepada publik disebabkan oleh aturan kerahasiaan dalam proses hukum yang masih berlangsung panjang, serta menekankan bahwa posisi klub tetap konsisten dengan pernyataan resmi sebelumnya pada Februari 2023. Al Mubarak mengajak penggemar untuk tetap fokus mendukung tim di lapangan sambil menghadapi proses hukum yang masih berjalan.
Poin-Poin Utama
- Khaldoon Al Mubarak menyampaikan surat terbuka kepada pendukung Manchester City.
- Surat tersebut menyusul pemberitaan media mengenai proses hukum klub dengan Liga Premier Inggris.
- Al Mubarak menegaskan kembali keyakinan klub bahwa Manchester City tidak bersalah.
- Tuduhan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan keuangan.
- Al Mubarak telah menjadi bagian dari Manchester City selama 18 tahun.
- Proses Liga Premier dinilai masih membutuhkan waktu yang panjang.
- Aturan kerahasiaan dalam proses hukum menghalangi pembagian rincian lebih lanjut kepada publik.
- Surat terbuka Al Mubarak harus melalui beberapa kali pemeriksaan hukum terlebih dahulu.
- Manchester City telah menghormati proses hukum selama delapan tahun.
- Klub mengharapkan komisi independen mempertimbangkan bukti yang mendukung posisinya.
- Manchester City terkejut dengan dikeluarkannya tuduhan pelanggaran Peraturan Premier League.
- Klub telah mengeluarkan dua pernyataan resmi pada 25 September dan Februari 2023.
- Dewan dan Eksekutif Premier League diharapkan bertindak sebagai regulator yang independen dan tidak memihak.
- Manchester City akan bertandang ke Anfield dua minggu mendatang.
- Manchester City akan menjamu Paris Saint-Germain di Etihad Stadium dalam Liga Champions.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.