Beranda Minggu, 27 September 2026

!online

Berita Negatif

Petaka Pesawat Jatuh gegara Pilot Biarkan Anaknya Pegang Alat Kontrol

Minggu, 27 September 2026, 15:01 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pesawat Airbus A310 Aeroflot jatuh di kawasan pegunungan dekat kota Mezhdurechensk, Rusia, pada 23 Maret 1994, menewaskan seluruh 75 orang di dalamnya. Kecelakaan terjadi setelah Kapten Pengganti Kudrinsky membawa kedua anaknya ke kokpit dan mengizinkan anak berusia 13 tahun duduk di kursi pilot sambil memperagakan pengoperasian tombol autopilot, yang menyebabkan sistem autopilot berubah dan pesawat menukik tajam menabrak lereng bukit. Laporan resmi menyimpulkan bahwa keputusan Kudrinsky mengizinkan anaknya memegang kendali pesawat merupakan kesalahan paling fatal, ditambah kru yang terdistraksi percakapan dan terlambat menyadari pesawat telah miring melebihi batas aman.

Poin-Poin Utama

  • Pesawat Airbus A310-308 Aeroflot jatuh di kawasan pegunungan dekat kota Mezhdurechensk, Rusia.
  • Kecelakaan terjadi pada 23 Maret 1994 saat pesawat terbang dari Moskow menuju Hong Kong.
  • Pesawat Airbus A310-308 dioperasikan oleh Russian Airlines dan berangkat dari Bandara Sheremetyevo.
  • Pada ketinggian 10.100 meter, pesawat beroperasi dalam mode autopilot.
  • Kapten Pengganti Kudrinsky membawa dua anaknya berusia 13 tahun dan 15 tahun masuk kokpit.
  • Anak berusia 13 tahun duduk di kursi pilot kiri dan memperagakan tombol heading select autopilot.
  • Sistem autopilot tidak membunyikan alarm visual maupun suara saat kendali berubah.
  • Tanpa disadari kru, pesawat perlahan miring ke kanan hingga autopilot terputus.
  • Pesawat menukik tajam dengan kecepatan mencapai 740 kilometer per jam.
  • Seluruh 75 orang di dalam pesawat meninggal dalam kecelakaan ini.
  • Dari 75 korban, 63 orang adalah penumpang dan 12 orang adalah awak pesawat.
  • Sebanyak 25 penumpang yang meninggal adalah warga negara asing.
  • Kesalahan Kapten Kudrinsky mengizinkan anaknya memegang kemudi ditetapkan sebagai penyebab paling fatal.
  • Kru kokpit terdistraksi percakapan dan terlambat menyadari pesawat miring melebihi batas aman.
  • Pesawat hancur total saat menghantam lereng bukit berhutan di kawasan pegunungan.
Tagar Terkait
#rusia#kecelakaan pesawat#aeroflot#pilot#kecelakaan udara#autopilot
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya