Kemenangan Amri/Nita jadi pembalasan kegagalan di Kejuaraan Dunia BWF
Nagoya 2026 atas ganda China Feng Yan Zhe/Huang Dongping sebagai pembalasan atas kegagalan yang sama di Kejuaraan Dunia BWF sebulan sebelumnya. Pasangan Indonesia bangkit dari lessons learned, terutama melalui bimbingan pelatih Nova Widianto yang bergabung kembali ke Pelatnas PBSI seusai kegagalan tersebut. Amri mengungkapkan bahwa persiapan bersama coach Nova sangat membantu secara komprehensif, mulai dari latihan, motivasi, hingga pembentukan mentalitas dan tujuan.
Poin-Poin Utama
- Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah adalah ganda campuran bulu tangkis Indonesia.
- Mereka meraih kemenangan di babak semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
- Kekalahan mereka dari Feng Yan Zhe dan Huang Dongping terjadi di Kejuaraan Dunia BWF satu bulan sebelumnya.
- Di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Amri dan Nita bertemu dengan pasangan China tersebut di semifinal.
- Amri dan Nita harus puas meraih medal perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
- Amri mengatakan bahwa kegagalan di Kejuaraan Dunia menjadi pelajaran penting bagi mereka.
- Amri menyatakan bahwa mereka yakin masih bisa berjuang setelah melewati kegagalan tersebut.
- Skor pertandingan di Kejuaraan Dunia BWF adalah 22-20, 14-21, dan 20-22.
- Di Asian Games 2026, Amri dan Nita menang dengan skor 21-12 dan 21-14.
- Nova Widianto adalah pelatih spesialis ganda campuran yang melatih Amri dan Nita.
- Nova Widianto kembali masuk Pelatnas PBSI setelah kegagalan Amri dan Nita di Kejuaraan Dunia.
- Nova sebelumnya pernah melatih timnas Malaysia.
- Coach Nova memberikan penanganan penuh bagi Amri dan Nita untuk persiapan Asian Games 2026.
- Amri menilai latihan dari Nova cukup komplit dengan motivasi setiap hari.
- Mentalitas dan tujuan pasangan Amri dan Nita ditangani langsung oleh Nova Widianto.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.