Mahasiswa Poltekpel Malahayati di Aceh Meninggal Saat Ikut Ospek
Taruna Poltekpel Malahayati Aceh, Muhammad Rasya Fadhillah (18), meninggal dunia saat menjalani ospek pada Minggu (27/9). Keluarga mendapati lebam di wajah korban dan menduga adanya kekerasan oleh seniornya, namun polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian dan berkoordinasi dengan dokter forensik.
Poin-Poin Utama
- Muhammad Rasya Fadhillah (18), Taruna Poltekpel Malahayati Aceh Besar, meninggal saat menjalani ospek pada Minggu 27 September.
- Keluarga mendapat kabar Rasya mengalami demam setelah empat hari mengikuti ospek pada Sabtu 26 September.
- Kondisi Rasya semakin parah sehingga dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.
- Rasya dinyatakan meninggal beberapa jam setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
- Keluarga menemukan lebam di wajah Rasya yang dinilai tidak biasa setelah melihat langsung jenazah.
- Anwar, salah satu keluarga, menduga Rasya mengalami kekerasan selama mengikuti ospek.
- Keluarga menanyakan dugaan pemukulan kepada sejumlah taruna namun tidak memperoleh jawaban.
- Anwar menyatakan yakin seratus persen Rasya dipukul oleh seniornya.
- Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fazuono mengatakan kepolisian sedang melakukan penyelidikan.
- Penyelidikan dilakukan di Poltekpel Malahayati Aceh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.
- Polisi telah berkoordinasi dengan dokter forensik RSUD Zainoel Abidin.
- Jenazah telah menjalani pemeriksaan luar melalui visum et repertum dan CT scan.
- Autopsi tidak dilakukan karena keluarga tidak memberikan izin.
- Berdasarkan pemeriksaan luar, dokter forensik menduga Rasya meninggal karena sakit.
- Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lengkap.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.