8 Aki Alat Pemantau Gunung Anak Krakatau Raib Dicuri
Delapan aki yang menjadi bagian dari perangkat pemantauan Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan hilang dan diduga dicuri. Selain kehilangan aki, tim pemantauan juga mendapati 11 panel surya mengalami kerusakan yang kemungkinan disebabkan lontaran material dari erupsi sehingga yang tersisa hanya 3 unit yang masih berfungsi. Pihak Pos Pantau telah memasang dua aki cadangan untuk menyalakan kembali sensor seismik, CCTV, dan radio telemetri.
Poin-Poin Utama
- Delapan aki hilang dari perangkat pemantauan Gunung Anak Krakatau.
- Kehilangan aki diduga caused oleh pencurian.
- Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau bernama Suwarno.
- Pos pantau berlokasi di Lampung Selatan.
- Kehilangan aki terjadi pada Senin, 28 September 2026.
- Sebagian alat pemantau mengalami kerusakan selain aki yang hilang.
- Sebelas panel surya ditemukan dalam kondisi rusak.
- Kerusakan panel surya kemungkinan besar disebabkan lontaran material erupsi.
- Hanya tiga panel surya yang masih berfungsi.
- Tim pos pantau memasang dua aki pengganti.
- Dua aki pengganti difungsikan untuk menyalakan sensor seismik.
- Dua aki pengganti juga digunakan untuk mengoperasikan CCTV.
- Dua aki pengganti dipakai untuk mengaktifkan radio telemetri.
- Alat pemantauan mengalami kerusakan saat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.