Bangkok Masih Banjir, Kerugian Miliaran Baht Membayangi Thailand
Banjir akibat curah hujan ekstrem sebesar 320 mm dalam tiga hari terakhir masih menggenangi Bangkok, Thailand, dengan lebih dari 700.000 jiwa terdampak dan 80.000 warga terjebak di rumah mereka yang terendam; sistem drainase ibu kota tidak mampu menampung air dan menyebabkan wilayah Distrik Lat Krabang, Bang Kapi, Khannayao, serta sejumlah permukiman dekat kanal mengalami dampak terparah. Pemerintah Kota Bangkok telah membagikan bantuan melalui perahu dan memindahkan sekitar 1.500 warga yang sakit ke rumah sakit, sementara ketinggian air mulai surut namun peringatan waspada tetap berlaku karena air di kanal utama masih tinggi dan operasional bandara Suvarnabhumi juga terganggu. Pengamat ekonomi memperkirakan banjir ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi nasional sedikitnya 11 miliar baht atau sekitar 327 juta dolar AS, dengan Bangkok dan wilayah timur Thailand diperkirakan menanggung dampak terberat terutama pada sektor perdagangan grosir dan ritel.
Poin-Poin Utama
- Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Bangkok, Thailand, hingga Senin (28/9/2026).
- Ribuan orang mengungsi di pusat penampungan setelah hampir seluruh kawasan permukiman di Bangkok terendam.
- Curah hujan ekstrem mencapai 320 mm dalam tiga hari terakhir, setara dengan curah hujan satu bulan.
- Lebih dari 80.000 warga di wilayah terdampak tidak dapat meninggalkan rumah mereka.
- Bencana banjir melanda 41 provinsi di Thailand dan menewaskan sedikitnya delapan orang.
- Banjir berdampak pada lebih dari 580.000 rumah di seluruh Thailand.
- Banjir parah di Bangkok berdampak pada sekitar 329.000 keluarga atau 700.000 jiwa.
- Distrik Lat Krabang merupakan wilayah paling parah terdampak dengan 30.000-40.000 korban.
- Distrik Bang Kapi memiliki sekitar 20.000 warga terdampak banjir.
- Sekitar 1.500 warga sakit dipindahkan dari rumah terendam ke rumah sakit milik Pemerintah Kota Bangkok.
- Curah hujan di Bangkok mulai berkurang dan petugas mengalirkan air keluar secepat mungkin.
- Ketinggian air di kanal-kanal utama kota masih tinggi dan terus menerima aliran dari wilayah sekitar.
- Gangguan operasional bandara Suvarnabhumi menyebabkan penumpukan bagasi dan penundaan keberangkatan.
- Kerugian ekonomi nasional akibat banjir diperkirakan sedikitnya 11 miliar baht (327 juta dolar AS).
- Sektor perdagangan grosir dan ritel di Bangkok serta wilayah timur Thailand menanggung dampak terberat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.