Forum Intelektual Desak Pemerintah Tak Sering Gonta-ganti Kurikulum
Forum Intelektual Antardisiplin menilai pemerintah tidak seharusnya sering mengganti kurikulum pendidikan nasional karena sejak reformasi sudah beberapa kali berganti, namun yang perlu diperkuat adalah evaluasi implementasi kebijakan pendidikan. FIAD mendorong adanya pendampingan, pemantauan, dan evaluasi dampak terhadap peserta didik, serta memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. Forum tersebut juga menyoroti ketimpangan fasilitas pendidikan antara kota dan desa, serta mendesak otonomi kontekstual bagi sekolah dan otonomi profesional bagi guru.
Poin-Poin Utama
- FIAD menilai kurikulum pendidikan tidak seharusnya terus-menerus diganti oleh pemerintah pusat.
- FIAD merupakan forum intelektual lintas disiplin ilmu dari berbagai kampus.
- Pertemuan terbaru FIAD diselenggarakan di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung.
- FIAD menilai yang perlu diperkuat adalah evaluasi implementasi kebijakan pendidikan.
- FIAD mendorong need assessment, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi dampak dalam perbaikan kebijakan pendidikan.
- Pertemuan FIAD dihadiri akademisi, guru, pekerja, dan petani.
- FIAD memandang pendidikan tidak cukup sekadar menyampaikan pengetahuan matematika, sains, bahasa, atau keterampilan teknis.
- FIAD menilai pendidikan harus membentuk kemampuan berpikir, mengambil keputusan, dan membangun peradaban.
- FIAD menyatakan peserta didik perlu diberi ruang untuk bertanya, mengeksplorasi, dan membangun imajinasi.
- Sejak reformasi 1998, kurikulum nasional telah mengalami beberapa kali penggantian.
- Kurikulum nasional yang telah diterapkan meliputi KBK (2004), KTSP (2006), Kurikulum 2013 (2013), dan Kurikulum Merdeka (2022).
- FIAD menyoroti ketimpangan fasilitas pendidikan antara wilayah kota dan desa.
- FIAD mengusulkan otonomi kontekstual bagi sekolah dan daerah untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan wilayah.
- FIAD mendesak otonomi profesional guru dalam mengembangkan pembelajaran.
- FIAD digawangi Prof. Sulistyowati Irianto dari FH UI dan Prof. Premana W. Premadi dari FMIPA ITB.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.