Pangkogabwilhan III: Pentolan TPNPB-OPM Berhasil Dilumpuhkan
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengumumkan pentolan OPM Hermanus Hogajau alias Pontianus Hogajau beserta tiga anggotanya gugur dalam kontak senjata dengan Satuan Tugas TNI Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat 25 September. Hermanus Hogajau dikenal sebagai dalang berbagai kejahatan kemanusiaan di Intan Jaya meliputi pemerkosaan, perampokan, penculikan, serta pembakaran gereja dan sekolah. Pangkogabwilhan III menyatakan Satuan Tugas TNI tidak akan berhenti mengejar seluruh pelaku kejahatan kemanusiaan di Tanah Papua dengan tindakan tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku.
Poin-Poin Utama
- Hermanus Hogajau alias Pontianus Hogajau, pentolan Organisasi Papua Merdeka, tewas dalam kontak tembak dengan Satuan Tugas TNI.
- Peristiwa kontak senjata terjadi di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
- Pangkogabwilhan III yang memberikan keterangan resmi adalah Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto.
- Empat anggota TPNPB-OPM yang tewas adalah Hermanus Hogajau, Balamai Dulla, Malobega Hogajau, Eselon Hogajau, dan Aguni Hogajau.
- Kontak tembak terjadi pada Jumat, 25 September, dini hari.
- Satuan Tugas TNI yang terlibat adalah Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema.
- Kelima anggota OPM tersebut merupakan tersangka dalam kasus kejahatan kemanusiaan di Intan Jaya.
- Kejahatan yang dilakukan meliputi pemerkosaan terhadap perempuan dan petugas kesehatan.
- Kejahatan lainnya meliputi perampokan harta benda, hasil bumi, dan ternak milik masyarakat.
- Tersangka juga terlibat dalam penculikan anak dan perempuan.
- Tersangka juga melakukan pembakaran terhadap gereja dan sekolah.
- Kelompok Hermanus Hogajau menyerang pasukan TNI dengan ratusan peluru dari senapan mesin.
- TNI mengamankan 10 kampung di Distrik Agisiga sehingga kegiatan masyarakat tetap berjalan aman.
- Pangkogabwilhan III memperingatkan seluruh anggota TPNPB-OPM akan terus dikejar hidup atau mati.
- Prinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi menjadi pedoman Satuan Tugas TNI.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.