Pramono: ASN DKI Terlibat Penipuan Rekrutmen Damkar akan Dicopot
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung proses penegakan hukum terkait kasus penipuan rekrutmen petugas Damkar yang dialami warga Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan kerugian Rp 70 juta. Pramono menegaskan tidak akan memberikan ruang negosiasi dan langsung akan memberhentikan aparatur sipil negara yang terbukti terlibat praktik percaloan rekrutmen tersebut.
Poin-Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons kasus penipuan rekrutmen petugas Damkar.
- Wintarko Setiawan (31) warga Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi korban penipuan.
- Kerugian korban mencapai Rp 70 juta.
- Kasus penipuan telah dilaporkan ke Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur.
- Pemprov DKI Jakarta mendukung proses penegakan hukum terkait kasus tersebut.
- Pramono menyatakan penipuan dalam rekrutmen Damkar tidak dapat dibenarkan.
- Pernyataan Pramono disampaikan di Jakarta Utara pada tanggal 29 September 2026.
- Pramono tidak akan memberikan ruang negosiasi apabila ditemukan bukti keterlibatan pejabat.
- Aparatur sipil negara yang terbukti terlibat dalam percaloan akan dihentikan.
- Sikap tegas tersebut berlaku tanpa memandang jabatan.
- Tidak akan ada tawar-menawar apabila keterlibatan ASN terbukti.
- Pramono memberikan dukungan sepenuhnya untuk penegakan hukum.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.