Beranda Rabu, 30 September 2026

!online

Olahraga Positif

Pajar Ariyana dan perjalanannya menaklukkan ombak

Rabu, 30 September 2026, 09:04 WIB Sumber: Antara News
Ukuran:

Pajar Ariyana, peselancar dari Pulau Serangan, Denpasar, memulai perjalanannya sejak usia enam tahun meski belum bisa berenang dan pernah mengalami trauma akibat digulung ombak besar. Dengan semangat pantang menyerah dari sang ayah, ia terus berlatih dan akhirnya meraih juara ketiga pada usia delapan tahun, kemudian tampil di babak final nomor shortboard putra Asian Games 2026. Perjalanan panjangnya ini selalu didukung oleh doa ibunya yang tak pernah terputus.

Poin-Poin Utama

  • Pajar Ariyana lolos ke babak final nomor shortboard putra Asian Games 2026.
  • Ia berhadapan dengan Kanoa Igarashi yang mewakili Jepang sebagai tuan rumah.
  • Pajar berhasil memastikan poin sekitar 10 menit setelah lawannya unggul lebih dulu.
  • Ibunya, Ni Made Puspawati, berusia 55 tahun dan terus mendoakan selama pertandingan.
  • Pajar berasal dari Pulau Serangan, Denpasar.
  • Keluarganya memiliki warung di Pulau Serangan.
  • Pajar dibawa ke pantai sejak usia satu bulan untuk membantu berjualan.
  • Ia mulai belajar selancar saat berusia enam tahun.
  • Pada usia tersebut, Pajar belum bisa berenang.
  • Pajar pernah mengalami trauma karena digulung ombak besar.
  • Ayahnya mendorongnya kembali ke laut dengan semangat "Never give up".
  • Pajar mulai mengikuti kompetisi selancar pada usia tujuh tahun.
  • Pada usia delapan tahun, ia mendapat sponsor dan finish juara ketiga.
  • Ia dikenal mandiri dan sering bepergian mengikuti kompetisi tanpa pendampingan orang tua.
  • Impian awal Pajar adalah menjadi atlet sepak bola sebelum menekuni selancar.
Tagar Terkait
#asian games 2026#medali perak#selancar#i made pajar ariyana#shortboard
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya