Memulai Ketahanan Pangan dari Pekarangan Lahan Terbatas
Universitas Sahid melalui program pemberdayaan berbasis pemanfaatan lahan terbatas di Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, mengajarkan warga untuk menanam sayuran konsumsi harian seperti cabai, tomat, dan pokcoy menggunakan metode pot dan polybag agar mampu memproduksi bahan pangan sendiri secara mandiri. Pelatihan yang mencakup teknik budidaya dan penyemaian benih sayuran ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga perkotaan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar. Gerakan ini merupakan sinergi antara akademisi, pemerintah melalui hibah PKM, dan komunitas Bank Sampah Sehati dalam membangun kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Poin-Poin Utama
- Universitas Sahid menjalankan program pemberdayaan ketahanan pangan di Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.
- Program ini memanfaatkan lahan terbatas di kawasan perkotaan padat penduduk Jakarta.
- Pelatihan budidaya sayuran bagi warga dilaksanakan pada 30 Juni 2026.
- Praktik langsung penyemaian benih unggul dilakukan pada 6 Juli 2026.
- Purnomosutji Dyah Prinajati menjabat sebagai Ketua Tim PKM Usahid.
- Komoditas yang dikembangkan meliputi cabai, tomat, pakcoy, pare, kangkung, bayam, dan sawi.
- Penanaman menggunakan metode pot dan polybag yang cocok untuk pemukiman padat.
- Media tanam yang digunakan terdiri dari formulasi topsoil, kompos, dan sekam bakar.
- Peserta program meliputi ibu rumah tangga dan kader lingkungan di Menteng Dalam.
- Tujuan program adalah memperkuat ketahanan pangan skala rumah tangga.
- Warga diajarkan keterampilan untuk memproduksi bahan pangan pokok secara mandiri.
- Program mengurangi ketergantungan rumah tangga terhadap pasokan pasar.
- Kolaborasi melibatkan akademisi LPPM Usahid, pemerintah, dan komunitas Bank Sampah Sehati.
- Program didukung oleh hibah PKM Tahun Anggaran 2026 dari Dirjen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
- Sayuran yang dikembangkan termasuk jenis yang sering menjadi penyumbang inflasi harga bahan pokok.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.